Apa Bahaya Kolesterol Tinggi di Usia Muda?

apa-bahaya-kolesterol-tinggi-di-usia-muda

Hello, folks! Back again with Dee!

Bisa dikatakan bahwa pola makan orang zaman sekarang tidak cukup baik jika dibandingkan dengan orang zaman dulu. Tuntutan pekerjaan yang begitu berat membuat pola makan menjadi semakin tidak teratur. Belum lagi kehadiran beragam makanan instan seperti mie instan dan junk food juga membuat kesehatan tubuh semakin terabaikan. Padahal, pola hidup yang seperti itu bisa membuat kolesterol di dalam tubuh semakin meningkat.

Kolesterol merupakan metabolit yang mengandung lemak sterol di dalam tubuh. Banyak orang yang tidak mengerti bahwa kolesterol merupakan gerbang dari segala penyakit kronis yang bisa diderita, seperti hipertensi dan jantung. Salah besar apabila kolesterol tinggi hanya bisa dialami oleh orang tua, ternyata anak muda juga memiliki risiko yang sama.

Saat ini kolesterol tidak melihat usia berapapun. Banyak penyakit kronis karena kolesterol yang bisa menimpa anak muda, seperti obesitas dan diabetes. Menurut data dari Centers for Disease Control (CDC), seperempat dari orang dewasa muda (laki-laki yang berusia 20-35 tahun atau wanita berusia 20-45 tahun) di Amerika Serikat telah mengalami peningkatan kadar kolesterol. Kadar kolesterol total yang diharapkan ada di dalam tubuh tidak boleh lebih dari 200mg/dL. Dengan komposisi kolesterol jahat kurang dari 150 mg dan kolesterol baik lebih dari 50 mg/dL.

Tentu saja dengan adanya peningkatan kadar kolesterol yang tinggi membuat risiko penyakit jantung semakin meningkat. Untuk mencegah penyakit-penyakit kronis tersebut, diharapkan anak muda bisa menjaga pola konsumsi serta gaya hidup. Sebaiknya kurangi makanan yang mengandung kolesterol tinggi, sebisa mungkin hindari. Tak hanya itu saja, rokok serta alkohol juga harus dijauhi.

Kamu bisa melakukan beberapa cara untuk menurunkan kolesterol tinggi, antara lain olahraga secara rutin, mengubah pola makan menjadi lebih sehat, mengurangi konsumsi gluten, memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan, hingga mengonsumsi makanan penurun kolesterol. Oya, kamu bisa mencoba beberapa makanan penurun kolesterol yang mudah ditemukan di pasaran, diantaranya anggur merah, oatmeal, kacang-kacangan, ikan, teh hitam, kacang panjang, buah atau minyak zaitun, alpukat, yoghurt, kedelai, bawang putih, buah, dan sayuran.

Selain itu, sebagai langkah antisipatif kamu bisa mengikuti program asuransi yang terpercaya. Saat ini banyak asuransi kesehatan yang ditawarkan oleh beragam penyedia jasa asuransi. Kamu tinggal memilih asuransi yang paling tepat untuk kamu. Tujuannya sebagai jaminan perlindungan terhadap kondisi kesehatanmu. Tidak ada salahnya kan menyiapkan proteksi diri sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi?

Yuk, sayangi diri sendiri dan jaga kesehatan selagi masih muda ;)


Love,

signforblog

Facebook | Twitter | Instagram | Migme

Dee Rahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

2 Comments

  1. Agak susah Kak. Hari gini susah jajan yg sehat2. Biasanya yg sehat itu mahal. Bakery Gluten free udah jarang harganya bisa dia bahkan Tiga Kali lipat Dari yg biasa #curhat

    • Kalo ga jajan, ya usaha masak sendiri. Kemarin aku beli healthy food sekali makan 35ribu, sepertinya kalo lihat menu yang ditawarkan bisa masak sendiri :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *