Why I Can’t Leave Internet Things

HeyDeeRahma.com – Why I Can’t Leave Internet Things | Sekitar tahun 2007, masih banyak warung internet alias warnet yang bertebaran untuk memenuhi kebutuhan warga lokal Jakarta atas koneksi internet yang mumpuni. Ya, dulu memang untuk langganan internet bulanan di setiap rumah terbilang sangat mahal. Lagipula waktu itu juga belum bisa mengandalkan koneksi internet dari modem sepenuhnya karena relatif kurang stabil dibandingkan dengan internet yang ada di warnet. No wonder pada awal tahun 2000-an, bisa kita lihat warnet selalu rame, entah buat main games online, sekadar browsing, ataupun cari teman chatting. Asl plz? ;p 

Dulu sebelum mulai langganan internet bulanan di rumah, aku pun pernah mengganti beberapa kali koneksiku dengan berbagai modem yang berbeda. Lelah memang, karena koneksi modem waktu itu belum bisa diandalkan dan masih mahal. Seringkali walaupun sudah punya modem, aku lebih memilih pergi ke warnet. Koneksi cepat dan bisa internetan lebih nyaman. Sekarang tentu saja modem-modem itu sudah kupensiunkan karena sudah nggak bisa dipakai di zaman sekarang. Udah gak jaman, bok!

By the way, entah sejak kapan aku suka main internet, yang pasti waktu berselancar di internet mostly aku habiskan untuk bermain games ataupun mencari pengetahuan baru. Bagiku, internet adalah sumber pengetahuan dan salah satu cara untuk memahami dunia yang lebih luas di luar sana. Aku yang waktu remaja sangat suka mendengarkan musik senang juga sekali bisa terkoneksi dengan teman-teman yang punya selera musik sama di MySpace ataupun di forum Kaskus.

Well, jaman itu emang ngehits banget forum Kaskus sebelum social media fenomenal seperti Facebook, Twitter, Instagram muncul. Di Kaskus, aku bisa mencari beragam informasi umum, ataupun spesifik seperti review handphone, bahas musik, cerita heart to heart, ataupun jualan barang pribadi yang sudah tidak terpakai di forum jual beli Kaskus. Kayaknya jaman dulu seneng banget kalo bisa dapat cendol dari agan-agan lain kalo informasi yang kita buat di thread bermanfaat. Dulu mah, aku belom kenal sama yang namanya blog. Hehehe.

Tak Cuma Sekedar Jadi Forum Diskusi, Ini 8 Transformasi Teknologi Kaskus Sekarang

Foto atas: Diskusi langsung bareng Ronny W. Sugiadha, Chief Marketing Officer KASKUS. // Foto kiri bawah: Ardy Alam, Chief Product Office KASKUS bagikan cerita fitur-fitur baru Kaskus. // Foto kanan bawah: Ardy Alam, Chief Product Office KASKUS dan Ronny W. Sugiadha, Chief Marketing Officer KASKUS foto bersama setelah diskusi selesai.

Sembilan tahun sudah berlalu semenjak pertamakalinya aku bikin sebuah akun di Kaskus. Sekarang, Kaskus sudah berusia 18 tahun. Usia yang cukup matang bila Kaskus diibaratkan sebagai manusia remaja. Sayangnya, kesibukan umum sebagai orang dewasa membuatku tak lagi aktif menengok Kaskus sesering dulu. Hingga akhirnya, aku memiliki kesempatan untuk hadir di dalam sebuah acara bertajuk Tech In Kaskus minggu lalu.

Di acara lunch Tech In Kaskus, saya mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Mr. Ardy Alam (Chief Product Officer Kaskus) dan Mr. Ronny W. Sugiadha (Chief Marketing Officer Kaskus sekaligus Ketua Indonesian Digital Association) tentang Kaskus dan beragam produk inovatif yang menyertainya dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa diantaranya adalah:

  • Kaskus Chat. Khusus diciptakan untuk memudahkan komunikasi antar penjual dan pembeli Forum Jual Beli ataupun sesama kaskuser.
  • Kaskus Ads. Menciptakan peluang bagi seller dan UMKM mempromosikan bisnisnya dalam bentuk spot iklan murah ke lebih dari 30 juta member kaskuser. Kaskus juga bekerjasama dengan Ubi Iklan untuk implementasi iklan secara offline.
  • Lounge Video. Kini kaskuser bisa dengan mudah mengunggah video dengan deskripsi singkat. Fitur ini dibuat untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan berita atau cerita dalam bentuk visual.
  • Forum Image. Tak hanya video, member kaskus juga bisa mengunggah foto dengan deskripsi singkat tanpa harus membuat thread Setiap foto yang dikirim bisa diedit dengan berbagai macam stiker, frame, dan filter.
  • Kaskus Social TV. Program streaming khusus yang memungkinkan kaskuser untuk meninggalkan komentar langsung saat siaran live
  • Kaskus Creator. Program baru yang memberikan kesempatan bagi content creator untuk mendapatkan revenue sharing berdasarkan jumlah views dari konten yang dibuat.
  • Implementasi Machine Learning. Secara bertahap Kaskus melakukan implementasi teknologi Machine Learning dalam bentuk rekomendasi thread di forum umum ataupun forum jual beli berdasarkan aktifitas browsing Kaskuser, serta mengembangkan tools untuk mendeteksi konten yang sedang viral.
  • Kaspay. Inovasi financial technology dari Kaskus yang menaungi semua sistem pembayaran di JB dan Kaskus Chat yang sedang dikembangkan agar bisa dikembangkan tak hanya untuk kaskuser, tapi juga untuk seller, merchant, dan brand afiliasi.

Suka tempat acaranya! Interior restonya elegan dan makanannya enak-enak!

Kaskus yang dulu dikenal sebagai Forum Diskusi dan Jual Beli Terlengkap di Indonesia, kini menyebut diri sebagai Social Commerce Platform menciptakan fitur-fitur tersebut agar Kaskus bisa tetap relevan dengan kebutuhan komunitas kaskuser maupun partner, serta memenuhi kebutuhan member dan memenuhi tantangan akan kebutuhan speed dalam kegiatan bisnis maupun dalam mendapatkan berita terbaru setiap harinya.

Tak berhenti berinovasi sampai disitu, Kaskus pun juga menciptakan sebuah ekosistem yang mendukung kemajuan teknologi dalam bentuk dukungan terhadap komunitas Indonesia Association for Computational Linguistics (INACL) dengan cara saling berbagi ilmu, pengalaman, dan mengembangkan teknologi Machine Learning bersama. Kaskus pun ikut terlibat sebagai juri dalam event Financial Hackathon (Finhacks) yang diselenggarakan oleh BCA untuk mendukung developer muda dan berbakat di Indonesia.

Kenalan sama Kaskus!

Aku merasa perlu menulis soal Kaskus karena belum tentu semua pembacaku tahu Kaskus ataupun udah jadi member Kaskus seperti aku.   Di bawah bendera PT. Darta Media Indonesia, Kaskus berkembang hingga memiliki 6 juta pengguna terdaftar dengan demografi pengguna dari kalangan remaja hingga orang dewasa yang tinggal di Indonesia maupun luar negeri.

Berawal dari hobi, forum Kaskus yang merupakan kepanjangan dari Kasak Kusuk adalah sebuah komunitas kecil yang dikunjungi minimal 900 ribu orang dengan jumlah page view lebih dari 15 juta setiap harinya. Di Indonesia sendiri, Kaskus masih menjadi situs yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Kebetulan, dulu waktu aku bergabung, alamat situsnya masih kaskus.us hingga tahun 2012 Kaskus mengalami gangguan DNS yang menyebabkan Kaskus harus pindah domain menjadi kaskus.co.id.

Kaskus sudah menjadi bagian dari kehidupanku, bahkan sampai sekarang akun Kaskus-ku masih aktif loh. Apakah kamu Kaskuser juga? Share dong pengalaman ngaskus kamu! Hehehe. Jangan lupa kirim aku cendol, gan!

PS: If you feel this information are helpful, inspirational, or giving you enlightenment, please do not forget to share, subscribe, like social media @heydeerahma or just click the share button on the right side of my blog!

See you on the next blogpost.

Love,

Facebook | Twitter | Instagram | Migme

 

Share this to your friends:

heydeerahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

26 Comments

  1. Terakhir baca kaskus beneran itu taon 2014 kalo g salah. Abis resign dan jadi pengangguran sampe skr, g pernah buka kaskus secara serius. Yang gak serius itu ya g sengaja browsing trus artikel kaskus ada di halaman pertama gogel. Coba buka trus tutup lagi. Wkwkwk.. Gtw kenapa, main medsos lbh menarik timbang baca kaskus…

    Btw… Semoga inovasinya gak bikin anjlok kek yahoo deh. Aamiin

    • Memang sekarang sudah banyak pilihan medsos, tidak seperti dulu. Namun, menurutku sekarang berita di Kaskus juga masih menarik, banyak pengetahuan baru disana. Selain itu, yang nggak bisa digantikan di forum kaskus adalah cerita di forum heart to heart dan komunitas-komunitas yang spesifik. Ya, semoga dengan adanya inovasi-inovasi baru, Kaskus bisa tumbuh dan makin bersaing. Kita doakan saja :)

  2. Aku juga dulu aktif ngaskus sampe bela2in buat thread dan ngejar cendol segala.
    Tapi sekarang udah ga pernah buka lagi. Kolom iklannya kali ya, terlalu banyak, jadi kesannya malah ngeganggu user

    • Ya, kaskus mungkin harus lebih memperhatikan bagian kolom iklan supaya user seperti Kak Yofangga merasa nyaman aktif kembali di Kaskus :)

  3. Semenjak kaskus dijual oleh para pendirinya, banyak juga ya inovasi dan pengembangan teknologi yang digarap. Kaskus ini keren, dipake buat jualan juga mantab. Semoga makin berkembang, asli buatan anak negeri

  4. Akhirnya, Kaskus melakukan inovasi. Semoga belum terlambat. Jujur kita akui, Kaskus di ambang kehancuran seperti Yahoo. Mudah-mudahan Kaskus tetap bertahan dan kembali bangkit sebagai media sosial Indonesia yang mendunia.

    Btw, dari dulu aku nggak pernah aktif di Kaskus. Nggak nyaman aja sih sama tampilan thread yang kayak gitu :)

  5. Kaskus ikut berubah bersama dunia internet yang semakin berkembang. Semoga mereka semakin sukses platform baru kepada para pengguna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *