Transportasi Publik Indonesia, Dulu dan Kini

HeyDeeRahma.com – Transportasi Publik Indonesia, Dulu dan Kini | Sepuluh tahun lalu, kondisi serta kerterhubungan transportasi publik sangatlah berbeda dengan saat kini. Saya teringat, dulu sempat merasakan bagaimana rasa tidak aman menyelimuti bila harus naik KRL dari Stasiun Manggarai. Preman tampak lalu lalang di stasiun, pedagang asongan berjualan di sembarang tempat, juga tidak tertibnya proses pembelian tiket membuat saya cenderung malas jika harus memilih moda transportasi KRL satu dekade silam. Pernah mengalami pengalaman sama?

Namun, persepsi ini seketika berubah saat terjadi perubahan besar-besaran terhadap transportasi publik Indonesia. Perubahan fasilitas ke arah lebih baik perlahan mulai diwujudkan oleh Pemerintah. Yang paling saya rasakan awal pertama kali dulu adalah keberadaan Bis TransJakarta yang hadir sejak tahun 2004 mulai memudahkan mobilitas masyarakat ibukota. Kemudian, diikuti oleh reformasi besar oleh PT. KAI, sehingga di tahun 2015 saya akhirnya bisa merasakan fasilitas transportasi publik yang lebih aman dan nyaman di dalam kota maupun ke luar kota.

Upaya Perbaikan Transportasi Publik 5 Tahun
Terakhir Patut Diacungi Jempol

Saya memperhatikan adanya keterhubungan transportasi publik yang baik antar satu dengan yang lainnya tidak hanya bisa memudahkan mobilitas harian, namun juga mendorong ekonomi secara spesifik. Dalam mobilitas harian, menurut pengalaman saya sendiri, adanya kereta commuterline, MRT, dan bis Transjakarta di jalur utama dan jalur pengumpan ternyata berhasil memotong waktu perjalanan saya menjadi lebih cepat. Artinya, dengan waktu yang singkat dalam perjalanan, akan lebih banyak hal produktif yang bisa dilakukan individu.

Akhirnya, Jakarta punya solusi transportasi modern berteknologi tinggi, waktu tempuh jauh lebih cepat dengan memanfaatkan transportasi publik MRT untuk kegiatan harian dan wisata ;)

Selalu ada petugas standby di stasiun MRT untuk memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang

Mesin tiket otomatis, teknologi di stasiun MRT yang memudahkan perjalanan bagi semua orang

Begitu juga dengan adanya MRT, LRT, kereta bandara, dan bis Damri. Bagi business traveller yang hendak berpergian ke pusat kota atau sebaliknya ingin menuju ke bandara, keberadaan pilihan ragam moda transportasi publik darat tersebut membuat keterhubungan masyarakat yang tinggal di sekitar Jabodetabek menjadi lebih mudah mengakses Bandara Soekarno Hatta. Dari sisi wisata, turis juga menjadi lebih mudah berbagai lokasi wisata di Jakarta dengan menjajal Bis Tingkat Wisata Jakarta, atau sekedar berkeliling Jakarta bersama keluarga di akhir pekan menggunakan moda transportasi MRT. Sekarang semua transportasi sudah terkoneksi dengan baik.

Sambil nunggu janjian sama teman, bisa baca buku dulu nih Micro Library MRT

Memang, Indonesia sedang berbenah di sana-sini. Saya sangat mengapresiasikan atas usaha yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan RI yang telah bekerja keras selama 5 tahun terakhir untuk melakukan reformasi di berbagai sisi transportasi Indonesia. Dulu bagi saya kemudahan transportasi di Indonesia adalah sebuah kemewahan semata yang hanya bisa saya dapatkan ketika plesir ke negeri tetangga. Namun, melihat semua perubahan yang ada, saya optimis pembangunan ini akan mampu mendongkrak daya saing RI. Setuju dong, ya?

Sanksi cukup tegas bagi penumpang MRT yang tidak menaati peraturan di stasiun MRT
Transportasi publik andal, sekaligus mengajarkan supaya penumpang disiplin ikuti marka di stasiun
Masyarakat banyak memanfaatkan MRT sebagai transportasi wisata dalam kota yang aman dan nyaman
Di dalam kereta pun, petugas selalu standby untuk memastikan keamanan di dalam gerbong

Mengenal Program Indonesia Sentris 2014-2019

Transportasi unggul memang menjadi salah satu gerbang untuk kemajuan suatu bangsa. Dengan adanya fasilitas transportasi yang aman, nyaman, dan memberikan keselamatan bagi setiap penumpangnya tentu akan membuat mobilitas masyarakat menjadi lebih terjamin. Kemudahan akses transportasi bagi semua pihak ini pun akan membawa dampak pada pemerataan pembangunan, juga ekonomi lokal di daerah, termasuk yang memiliki potensi pariwisata.

Pembangunan menyeluruh atas keterhubungan transportasi ini tentu tidak lepas dari Program Indonesia Sentris 2014-2019 yang berfokus pada pembangunan infrastruktur transportasi di daerah 3TP (Terluar, Terdepan, Tertinggal, dan Perbatasan). Seperti kita tahu sejak dulu, titik berat pusat perekenomian dan bisnis masih berkisar di Pulau Jawa saja. Namun, Presiden Joko Widodo berusaha untuk membuka ruang ekonomi baru di daerah yang juga memiliki potensi, namun belum tergarap dengan maksimal karena terbatasnya akses transportasi yang mumpuni.

Transportasi Terpercaya, Ekonomi & Wisata Turut Berkembang

Sebagai travellers, saya sendiri merasakan bagaimana transportasi yang baik bisa membantu potensi pariwisata daerah menjadi lebih berkembang. Turis diberikan kemudahan untuk mengakses daerah tujuan wisata yang dituju. Contohnya, seperti pembangunan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) yang baru pada akhirnya bisa memudahkan turis mancanegara dan lokal untuk mengakses wisata di sekitar Candi Borobudur lebih dekat.

Nggak paham rute MRT? Tanya saja langsung ke petugas yang selalu standby di stasiun ;)

Sementara, bagi masyarakat Yogyakarta yang memiliki jadwal penerbangan pesawat di Bandara Yogyakarta International Airport, keterhubungan dari pusat kota Yogya bisa memanfaatkan moda transportasi Kereta Bandara dari Stasiun Yogyakarta menuju Stasiun Wojo, kemudian menyambung Bis Damri untuk mencapai Bandara YIA. Standar proses pelayanan pun sudah memanfaatkan teknologi secara maksimal sehingga terlepas dari keberadaan calo, serta jadwal keberangkatan yang beragam untuk mengakomodir mobilitas wisatawan lebih baik.

Teknologi yang memungkinkan perjalanan juga menjadi lebih nyaman pakai e-money, bisa untuk dipakai naik bis TransJakarta dan MRT di Jakarta. Semuanya jadi serba cepat dan praktis ;)

Tersedia tempat ibadah bagi umat muslim di stasiun MRT Jakarta, serta Lift Prioritas bagi penyandang disabilitas. Stasiun MRT berusaha mengakomodir kebutuhan semua kalangan.

Adanya transportasi MRT Jakarta membuat keluarga bisa berwisata dalam kota lebih mudah dan nyaman :)
Sistem Platform Screen Doors (PSD) digunakan sebagai pembatas, sekaligus pengaman antara peron dan jalur kereta supaya lebih aman bagi penumpang, termasuk anak-anak.

Ada banyak pihak yang diuntungkan dengan pembenahan dan pembangunan sarana dan fasilitas transportasi publik yang lebih reliable, terutama di kawasan wisata. Selain meningkatkan pendapatan daerah dari pariwisata, pengelola usaha kecil menengah di sekitar lingkungan wisata pun akan terbantu karena roda ekonomi bergerak dengan adanya peningkatan wisatawan yang berbelanja. Trust masyarakat untuk menggunakan transportasi publik pun turut meningkat.

Merasakan nyamannya berada di dalam kabin kereta MRT Jakarta saat akhir pekan di Jakarta

Akhir kata, pembangunan infrastruktur transportasi yang baik dapat meningkatkan produktifitas, serta mempermudah mobilitas masyarakat dalam menunjang kegiatan bekerja ataupun usaha sehari-hari. Distribusi barang ke daerah pun juga lebih efisien dengan adanya transportasi yang mumpuni sehingga disparitas harga, terutama untuk wilayah timur Indonesia bisa ditekan untuk meningkatkan daya saing Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Semoga pembangunan selanjutnya di bidang transportasi publik Indonesia terus berjalan dengan lancar sehingga cita-cita konektivitas di berbagai daerah Indonesia bisa terus terwujud perlahan.

Perjalanan menggunakan MRT membuat waktu tempuh jauh lebih cepat dibandingkan membawa kendaraan sendiri. Kemudian, konektivitas antarwilayah Jabodetabek pun kian membaik dan lebih cepat ke pusat kota.

Apakah #HDRfams punya pengalaman menarik saat menggunakan transportasi publik? Yuk DM instagram @heydeerahma atau tinggalkan komentar di bawah! 

LIKE THIS POST? PIN IT!

PS: Tulisan ini dilombakan untuk Lomba Blog Kemenhub, silahkan cek website atau instagram Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk mengikuti perkembangan transportasi RI.

Kalo informasi ini berguna buat kamu, bantu aku untuk terus semangat berkarya lewat tulisan dengan cara klik salah satu tombol social media yang ada di bagian paling bawah situs blog aku ini. Dan jangan lupa share, subscribe, like sosial media aku yaaa!

See you on the next blogpost.

Love,

signforblog

FOLLOW MY SOCIAL MEDIA

Facebook | Twitter | Instagram

===

Dilarang menggunakan foto dan tulisan dalam blog heydeerahma.com tanpa seizin pemilik blog. Silahkan kirim e-mail ke heydeerahma.com apabila ingin menggunakan foto atau mengutip sebagian informasi dari situs blog heydeerahma.com.

===

Others articles related to travel and lifestyle:

Dee Rahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

17 Comments

  1. Transportasi publik di indonesia memang kini ngak kalah deh dengan negara lainnya. Dulu naio kereta bareng tukang sayur, skrng bareng anak millenial heheheh

  2. Nantinya dari Yogyakarta International Airport akan ada kereta bandara yang bisa diakses langsung tanpa perlu bus pengumpan lagi. Jalur relnya baru dibangun. Untuk MRT, jujur kadang keberadaan petugas yang hilir mudik di dalam kereta justru sedikit mengganggu kenyamanan saat ada banyak penumpang berdiri.

  3. Nggak nyangka kita bakal punya MRT ya, kayak negara lain, perubahan terbesar lainnya adalah kereta api makin keren, dulunya kumuh dan banyak copet sekarang ekonomi pun nyaman

  4. Saya semakin merasakan kenyamanan naik transportasi umum di Jakarta. Makanya sekarang lebih sering naik transportasi umum. Kalau dulu seringnya naik taxi. Mudah-mudahan di banyak daerah lain juga bisa seperti ini. Jadi nyaman kalau mau ke mana-mana

  5. Asyik ya..transportasi publik kita makin bagus dan nyaman sehingga makin mudah bagi masyarakat utk mengaksesnya..

  6. Horee…aku udah nyobain MRT. Tapi masih salah kayaknya deh. Soalnya aku beli kartu, harusnya kan bisa pakai e-money. Dasar, malu bertanya ya gini. Engga tahu caranya kalau pakai e-money. Hehe…KA Bandara, LRT, belum nyoba…

  7. Belum sempat cobain MRT Jakarta. Padahal kemarin 4 hari di sana. Mungkin karena udah pernah naik MRT di berbagai negara jadi, gak terlalu excited. Tapi senang banget karena Indonesia udah punya MRT :)

    • Hi Ahmadi,

      Makasi ya udah mampir ke blog heydeerahma.com!

      Hehehe kalau yang sudah biasa mencoba di luar negeri memang kurang lebih sama saja ya :)
      Patut bangga juga, Indonesia sekarang sudah punya MRT sendiri..

      Regards,
      Dee Rahma

  8. Walaupun aku baru banget di Ibukota, tapi udah nyicipin semua moda transportasi. Eh, kecuali bajaj. Hehe. Salut sih sama pembangunan transportasi, memang sudah harus dimulai. Semua tempat jadi lebih terjangkau.

  9. bangga lihat kemajuan transportasi di indonesia. inget dulu mau naik kereta dari bogor ke depok… berdesakan, panas, banyak pengamen n tukang jualan. mana waktu itu bawa anak masih kecil pula. ga nyaman banget. kalo skr udah jauuuh lebih baik :)

  10. Wahhh senang banget rasanya menyaksikan transportasi Indonesia udah makin maju dari tahun ke tahun. Semoga makin terus berkembang dan berinovasi.

  11. Pastinya mewujudkan transportasi masal yang terintegrasi itu tidak mudah. Belum lagi pengguna transportasi yang kurang sadar dengan berbagai fasilitas yang ada. Tapi mudah mudahn terus maju ya mbaaa

    • Hi Andrew,

      Makasi ya udah mampir ke blog heydeerahma.com!

      Ya kita doakan saja semoga selanjutnya SDM bisa lebih berkembang dan menghargai fasilitas yang sudah ada.
      Pengembangan fasilitas transportasi publik yang sudah dikembangkan pemerintah juga patut kita apresiasi juga :)

      Regards,
      Dee Rahma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *