Sudah Makan Tapi Kok Cepat Lapar Lagi. Kenapa Ya?

  

HeyDeeRahma.com – Sudah Makan Tapi Kok Cepat Lapar Lagi, Kenapa Ya? | As you know guys in my instastories, saya sedang mengurangi konsumsi karbohidrat alias cut carbo selama tiga bulan ini. Kenapa? Karena saya mengetahui bahwa bila mengkonsumsi karbo berlebihan, maka resiko diabetes akan semakin tinggi dan juga bisa berpotensi memperburuk penampilan akibat naiknya berat badan yang tidak terkontrol. Percuma kan udah capek-capek olahraga tapi nggak jaga pola makan, hasilnya akan gak maksimal. Jadi, tulisan ini sebenarnya kubuat sebagai pengingat dan catatan perjalananku melakukan cut carbo, sekaligus berbagi pengalaman untuk temen-temen yang pengen jaga badan.

Mulai kurangi karbo, perbanyak cemilan sehat, buah-buahan dan sayur.

Tahukah kamu pada tahun 2015 sudah ada lebih dari 10 juta penduduk Indonesia yang menyandang diabetes dengan jumlah penderita perempuan lebih besar dibandingkan pria? Well.. Sebagai orang Asia, dalam keseharian kita memang banyak dikelilingi oleh makanan penuh karbo: nasi, mie, kue/snack dengan bahan tepung yang sudah menjadi budaya makan kita hingga muncul sebuah pepatah: “Belum kenyang kalau belum makan nasi”. Tiga kali sehari kita disuguhkan nasi yang banyak. Padahal, you know nggak gaes, kalo konsumsi nasi berlebih cenderung meningkatkan potensi terkena diabetes loh apabila kadar gula berlebih yang ada dalam nasi tidak terpakai sebagai energi untuk beraktifitas. Terus gimana cara mencegahnya?

Karbo jadi double kalo makan nasinya dicampur sama mie. Lebih baik nasinya setengah saja, habis itu cemil buah :)

1. Menerapkan pola makan cut carboMenjaga tubuh dari resiko diabetes bukan berarti harus langsung berhenti mengkonsumsi nasi, namun bisa dimulai dengan mengurangi porsi karbo secara perlahan dan rutin. Misalnya, mengurangi porsi nasi/mie/roti dari 1 porsi menjadi setengahnya saat makan besar seperti yang sudah saya lakukan.

Bagaimanapun juga, karbo tetap dibutuhkan oleh tubuh, terutama kalo kamu punya agenda kegiatan yang padat. Tapi pastiin aja kalo kamu memperhatikan porsi karbo yang masuk ke tubuhmu. Jangan ganti karbo dengan makanan berlemak yang malah membuatmu makin gendut ya! Sebaiknya, perbanyaklah protein plus serat buat tubuhmu supaya mendapatkan nutrisi yang cukup dan berat badan tubuhmu tetap terjaga :)

2. Perbanyak asupan makanan yang mengandung serat dan protein. Kalo masih berasa cepet laper karena lagi mengurangi konsumsi karbo, itu adalah hal yang wajar. Jadi, untuk menyiasatinya, biasanya saya cari cemilan tambahan. Tapi bukan sembarang cemilan kayak gorengan, siomay, bakso ya… Harus cemilan yang punya kandungan serat dan protein tinggi, seperti buah, edamame rebus, dan healthy snack soyjoy yang menjadi tiga cemilan favorit saya.

Namun dari ketiga pilihan cemilan itu, saya paling suka bawa SOYJOY kemana-mana karena lebih praktis dibandingkan harus membawa kotak makanan besar yang berisi buah atau edamame. Kandungan SOYJOY yang terbuat dari kedelai utuh ternyata amazingly bisa membantu saya untuk menahan lapar dan kenyang lebih lama. Itu juga karena ternyata kedelai utuh kaya dengan protein sehingga lebih lama dicerna oleh tubuh dibandingkan karbo. So, pastikan ngemil SOYJOY dulu dua jam sebelum makan besar supaya bisa menjaga kamu dari mengkonsumsi karbo berlebihan.

Nggak perlu olahraga yang berat, cukup yoga yang rutin :)

3. Rutin olahraga ringan. Kalo sudah jaga pola makan, hal kedua yang harus dijaga adalah jadwal rutin olahraga, apalagi buat pekerja kantoran yang lebih sering duduk. Nggak harus olahraga yang berat sih, bisa aja yoga, jogging, sepedaan, atau renang buat bakar kalori dan lemak berlebih dalam tubuh. Dengan terus bergerak, kalori dan lemak berlebih bisa dibakar oleh tubuh. Bisa dilakukan 15-30 menit dalam tiga atau empat kali seminggu.

Consistent is the key for success, termasuk kalo mau jaga badan tetap sehat! :)

4. Konsisten. Mengurangi porsi karbo dan olahraga harus konsisten dilakukan supaya mendapatkan hasil yang optimal. Ajak teman-temanmu yang punya tujuan sama supaya bisa saling mengingatkan kalo rasa malas sudah mulai melanda :)

Pengalaman Setelah Rutin Cut Carbo

Memang awal minggu pertama saat cut carbo, rasanya berat sekali, karena berasa cepat lapar saat konsumsi nasi dikurangi. Apalagi, nasi mengandung indeks glikemik tinggi yang diproses secara cepat oleh tubuh dan menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat sehingga bisa membuat cepat lapar lagi. Plus, tantangan cut carbo makin terasa ketika godaan makan pizza, spageti, donat yang enak bertebaran dimana-mana. Akhirnya, saya mulai cari cemilan yang bisa dimakan diantara jam menjelang makan siang atau menjelang sore hari, bisa granola, buah atau edamame.

Saya sendiri paling suka edamame. Jajanan sehat, murah, dan gampang bikinnya tinggal direbus aja. Bahannya juga gampang banget cari di supermarket. Khasiatnya juga luar biasa loh si edamame ini, dia bisa memberikan kamu asupan protein, lemak, dan antioksidan sekaligus. Sementara itu, kalo lagi banyak kegiatan di luar ruangan atau kehabisan edamame, saya biasanya ganti buah-buahan dan edamamenya dengan snackbar yang lebih praktis dibawa seperti SOYJOY yang tinggi serat dan protein yang bisa memberikan rasa kenyang lebih lama. Cek info lengkap soal Soyjoy disini ya, gaes!

Soyjoy punya 5 varian rasa: Hawthorn Berry, Raisin Almond, Almond Chocolate, Banana, dan Strawberry. Saya suka yang rasa Raisin Almond dan Hawthorn Berry.

Oya, biasanya saya makan Soyjoy dua jam sebelum makan besar. Bisa dua atau tiga kali buat snacking dalam sehari setelah sarapan sekitar jam 10 pagi, setelah makan siang sekitar jam 3 sore jamnya kritis saya kelaparan dan pengen ngemil, dan jam 8 malam biar gak kelaparan tengah malam. Hehehehe. Mayan ngebantu banget sih Soyjoy ini, gluten-free dan rendah GI saya jadi bisa tahan nggak ngemil lagi, apalagi saya dulu suka banget pisang sale yang bertepung dan digoreng itu sama jajan siomay. Nggak sehat banget kan ya cemilannya.

Mulai concern sama pilihan cemilan. Bye sale pisang kesukaan! :)

Setelah beberapa bulan melakukan program cut carbo, saya merasakan rasa cepat lapar bisa diredam, artinya tubuh mulai menyesuaikan diri. Olahraga juga lebih rutin soalnya sayang kalo udah jaga makan, masih malas olahraga hahaha. Tips dari saya, biar tetep semangat, banyak lihat referensi body goals di instagram atau lihat deh video Youtubenya Tulus #IniPerjalananku yang juga merubah pola hidupnya menjadi lebih sehat dengan cut carbo (cek linknya di akhir postingan ini yah, gaes..). Dijamin kamu jadi ikutan termotivasi untuk hidup lebih sehat karena semuanya possible terjadi kok, asal kita mau! Jadi, menjaga pola makan gak harus menyiksa kan, gaes?

Makanan apa yang sebaiknya dikonsumsi saat program cut carbo?

Did you know gaes, karbohidrat seperti nasi, pasta, kue kering, biskuit, dan mie bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, tetapi juga bisa sekaligus membuat gula darah turun drop dengan cepat pula? Penurunan kadar gula darah dengan cepat inilah yang menyebabkan kita cepat merasa lapar kembali. Jadi, sebaiknya pilihlah makanan dengan indeks glikemik rendah dan serat yang tinggi sehingga rasa kenyang bisa bertahan lebih lama serta membantumu mengendalikan peningkatan kadar gula darah.

Indeks glikemik adalah indikator cepat atau lambatnya unsur karbohidrat dalam bahan pangan dalam meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Indeks glikemik makanan dibagi menjadi 3 jenis: skala IG 55 (rendah), skala IG 56-69 (sedang), dan IG >70 (tinggi). Semakin tinggi indeks glikemik suatu makanan, semakin besar pengaruhnya terhadap kadar gula darah dan insulin.

Beberapa contoh makanan dengan indeks glikemik rendah adalah gandum, oatmeal, muesli, dan kacang merah. Saranku mulai hindari jajan cemilan kemasan seperti keripik kentang atau kue kering. Ganti dengan cemilan buah segar atau healthy snack SOYJOY yang kandungan utamanya kedelai utuh kaya protein sehingga lebih lama dicerna tubuh.

Makanan kaya serat juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah sehingga mampu membantu mengendalikan gula darah di dalam tubuh. Semakin tinggi kandungan serat dalam makanan, semakin kecil dampaknya terhadap kadar gula darah. Sementara itu, makanan dengan indeks glikemik tinggi diantaranya adalah kentang, nasi putih, gula, roti putih, dan minuman bersoda yang manis.

Nggak heran deh yaa kalo ngemil kue manis, kamu bisa cepat lapar kembali karena makanan yang cepat diserap tubuh membuat gula darah naik sekaligus turun dengan cepat. Sementara makanan dengan serat tinggi seperti makanan berbahan baku kedelai lebih lama dicerna sehingga gula darah ikut stabil.

Perlu kamu ketahui juga, gula darah di dalam tubuh diciptakan oleh asupan makanan yang mengandung karbohidrat, protein, serat, dan lemak. Sifat karbohidrat sendiri adalah meningkatkan gula darah lebih cepat dan memiliki pengaruh paling besar pada glukosa darah dibandingkan protein dan lemak. Maka, kita wajib mengatur dan menjaga keseimbangan diantara tiga komponen sumber nutrisi tubuh tersebut agar tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup dan kita menjadi lebih sehat serta produktif.

Untuk menambah asupan protein, kamu bisa mencampur nasi porsi setengah dengan ikan yang cara masaknya disup atau direbus, atau membuat salad yang dicampur dengan extra virgin oil, dada ayam/udang rebus, dan brokoli. Serta meningkatkan porsi makan buah sebagai sumber serat bagi tubuh. Salah satu contoh makanan yang tinggi serat adalah kedelai. Terbukti ketika makan edamame dan soyjoy yang bahan bakunya berasal dari kedelai, saya berasa lebih kenyang sehingga membantuku mengontrol nafsu makan berlebih. Nah, sudah tahu kan apa sih penyebab kamu cepat lapar kembali setelah makan besar?

Sekarang cobain yuk ikutin tips aku! Ceritain pengalaman kamu di kolom komentar ya kalau kamu sudah mencoba cut carbo ;)

Last but not least! Biar makin semangat, kamu bisa tengok perjalanan TULUS di webseries #IniPerjalananKu yang udah berhasil ngubah pola hidup jadi lebih sehat bareng sama Soyjoy tuh. Penasaran gimana ceritanya? Aku kasih link Youtubenya dibawah ini ya biar kamu bisa langsung nonton videonya :)

PIN ME UP!

PS: If you feel this information are helpful, inspirational, or giving you enlightenment, please do not forget to share, subscribe, like social media @heydeerahma or just click the share button on the right side of my blog!

See you on the next blog post.

Love,

Facebook | Twitter | Instagram | Migme

Share this to your friends:

Dee Rahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

21 Comments

  1. Saya malah jarang memperhatikan menu makanan serta mengatur pola makan. Emang harus bisa mengatur dan memilah makanan sehingga sehat dan pastinya nggak laper terus.

  2. Cutting carbo?aku kayaknya ga sanggup mba hahaha emang butuh banget perjuangan buat cutting carbo :) makasih tipsnya mba dan aku blm pernah cobain soyjoy hehehe

  3. Halo kak salam kenal juga ya kak… aku dari dulu suka banget soyjoy.. cuma emang blm bs teratur.. yang jelas emang pola hidup sehat harus bener2 dilakukan ya kak.. kadang suka kelupaan hehe

  4. Aku dari dulu seneng banget sama soyjoy.. cuma ga semua orang suka ya kak. Kalau saya suka banget.. gantinya cemilan sehat hehe.. thanks for share kak salam kenal juga ya

  5. Aku pernah nyoba soyjoy tapi nggak suka :(,,, tapi ternyata memang sehat, trus aku beli lagi. Di Jerman, aku kebiasaan mengkonsumsi nasi paling seminggu sekali, nasi aku ganti dengan gandum, bulgur atau Quinoa biar lebih sehat…. Artikelnya menarik banget, sukaaa :)
    Salam kenal juga :)

  6. Aku suka soyjoy…ibuku gak suka. Katanya rasanya aneh. Ahahahahah.. Aku Cutting carbo? Hemmm.. Mikir2 lagi deh kak. Ahaha. Tp aku coba deh pelan pelan… Biar gak gendut.

  7. Pernah nyobain diet FC, salah satu syaratnya kan ngurangin karbo. Lumayan 2 minggu turun 5kg. Abis itu berenti & makan kayak sebelumnya & melar lagi uhuhuhu :D harusnya konsisten euy

  8. Aku tak pernah memilih mie, bakwan, atau pangan lain yg terbuat dari tepung sebagai lauk. Selain rasanya gak begitu cocok dipadu nasi, secara tak langsung ternyta bermanfaat cut carbo ya…Asyiiik …Berarti lidahku agak bijak dalam memilih makanan…

  9. Jadi inget sama orang amerika yang bertanya sama aku, “kenapa ya orang Indonesia itu suka makan nasi? nasi itu manis banget lho?” aku gak bisa jawab karena aku juga gak begitu suka makan nasi.

    Sebagai pengganti nasi, aku bisa nyemil putih telur yang seharinya aku bisa habisin 1-2 kg sendiri, diimbangi dengan tidur cukup dan fitness juga pastinya.

    Thanks udah sharing ya :)

  10. Pernah nyoba cut carbo, tapi hanya bertahan sebentar doank. T.T
    Yang susah memang konsistensinya itu. Abis baca ini jadi kayak diingetin lagi soal bahaya diabetes, kepengen nyoba mulai cut carbo lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *