Panduan Lengkap Untuk Pergi Liburan Ke Jepang Pertama Kali


HeyDeeRahma.com – Panduan Liburan Ke Jepang Pertama Kali |
Saat ini, Jepang masih menjadi destinasi wisata favorit bagi kebanyakan orang Indonesia. Alternatif ragam wisata jepang yang unik dan keren, mulai dari wisata alam, budaya lokal, kuliner lezat, hingga pilihan aktifitas keluarga yang bervariasi membuat negeri sakura ini menjadi destinasi ideal bagi wisatawan indonesia. Apalagi sistem transportasi yang tersedia di Jepang sangat memudahkan turis dalam menjangkau setiap sudut kotanya. Bila sebelumnya saya pernah membahas tentang cara mengajukan visa jepang, maka kali ini saya mau membahas pengalaman sekaligus panduan liburan ke jepang pertama kali. Siapa tahu, tulisan ini bisa bermanfaat bagi yang berencana liburan ke jepang dalam waktu dekat.

Kapan Waktu Terbaik Untuk Pergi Ke Jepang?

Jepang merupakan negara empat musim yang setiap musimnya memberikan suasana yang berbeda. Datang ketika musim dingin tentu berbeda bila kamu datang ketika bunga sakura mulai bermekaran di musim semi. Jadi, pahami dulu kapan waktu terbaik untuk pergi ke jepang ya!

JENIS MUSIM WAKTU RATA-RATA TEMPERATUR
Musim Dingin (Winter 冬 Fuyu) 21 Desember – 21 Maret  Dibawah 0 Celcius
Musim Semi (Spring 春 Haru) 21 Maret – 21 Juni 5-18 Celcius
Musim Panas (Summer 夏 Natsu) 21 Juni – 23 September 26-34 Celcius
Musim Gugur (Autumn 秋 Aki) 23 September – 21 Desember  12-24 Celcius

Datanglah saat Musim Dingin dan kunjungi ski resort Gala Yuzawa di Kota Niigata; Shirakawago di Gifu Jepang; atau Festival Salju Sapporo bila kamu ingin merasakan suasana penuh salju.

Apakah kamu ingin menikmati keindahan bunga sakura di jepang? Maka, datanglah ke Jepang saat Musim Semi ke Shinjuku Gyoen National Garden atau Ueno Park.

Mau menyaksikan beragam perayaan festival budaya jepang? Tentu saja, kamu wajib datang saat Musim Panas ke Tokyo Disney Land, Tokyo Disney Sea, atau Universal Studio Japan Osaka.

Datanglah saat Musim Gugur ke kota Nara, Kyoto, atau Nikko mengunjungi kuil (Shrineお寺otera), atau tempat bersejarah di Jepang bila ingin melihat pemandangan pepohonan warna-warni.

Apa Saja Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Pergi Liburan Ke Jepang?

Setiap perjalanan tentu memerlukan persiapan. Nah, untuk destinasi liburan jepang yang merupakan negara empat musim, hal yang perlu diperhatikan pertama kali adalah mengenai musim. Apakah kamu akan datang ke Jepang ketika musim panas, musim gugur, musim dingin, atau musim semi? Pemilihan waktu kedatangan ini akan mempengaruhi apa yang kamu bawa nantinya saat pergi ke jepang. Setelah memutuskan kapan waktu tepat bagi kamu untuk berangkat ke jepang, kamu sudah bisa mulai mencicil untuk mempersiapkan beberapa hal penting berikut.

A. Pembelian Tiket Pesawat

Sebelum beli tiket, tentukan dulu pilih pesawat low cost carrier seperti Air Asia atau fullboard seperti Garuda Indonesia, JAL, ANA, SQ, Cathay? Setelah itu, baru deh berburu tiket pesawat promo agar bisa hemat budget. Sebagai bocoran, promo tiket pesawat ada di sekitar bulan Juni/Agustus yang bisa dibeli pas Travel Fair. Mulai dari sekarang, coba deh langganan newsletter maskapai yang kamu kejar, supaya pas ada promo nanti, notifikasinya langsung masuk ke ponsel kamu deh!

Air Asia harga tiket promonya biasanya ada di kisaran 3.2 juta atau 5.6 juta harga normal udah PP Jakarta-Tokyo (transit KLIA). Sementara, harga tiket pesawat jepang PP Garuda Indonesia mulai dari 6 juta. Atau bisa pilih maskapai JAL, ANA, SQ, Cathay di kisaran 4.5 juta hingga 7 juta udah PP. Btw, ini harga yang aku kasih tahu keberangkatan dari Jakarta ya. Bocoran lagi, biasanya harga tiket musim gugur lebih murah dibandingkan waktu sakura (akhir Oktober hingga awal November) lho.

B. Koneksi Internet Selama di Jepang

Ada 4 pilihan koneksi internet yang bisa kamu pilih saat pergi liburan di jepang, yaitu free wifi, sewa pocket wifi router, prepaid sim card jepang, atau sim card roaming. Pertanyaan selanjutnya, dari pilihan yang ada, mana yang terbaik untuk dipakai selama liburan ke jepang? Well, jawaban sebenarnya tergantung dari kebutuhan kamu sendiri.

Dari pengalamanku, untuk mengandalkan koneksi internet gratis di Jepang cukup sulit ya, karena hanya tersedia di stasiun, bandara, atau cafe tertentu saja. Itu pun terkadang koneksinya kurang stabil. Jadi, biasanya saya lebih prefer pakai prepaid sim card jepang yang murah dibandingkan sim card roaming dari Indonesia. Karena saya juga lebih sering solo travelling, jadi nggak perlu juga untuk sewa pocket wifi router. Tapi, saranku sih kalau memang kamu liburan bareng rombongan teman atau keluarga gitu, lebih baik sewa wifi router aja deh! Koneksi internetnya bisa dibagi sekaligus ke banyak device yang tentunya jadi lebih murah dong!

Buat saya, akses internet mobile ini penting banget pas travelling. Selain untuk ngabarin keluarga, koneksi internet yang stabil dan cepat ngebantu saya untuk mengakses Google Maps atau sekedar memposting beberapa update perjalanan di media sosial. Namanya juga content creator kan, ya harus update terus untuk berbagi informasi yang berfaedah ya khaaaan. Hehehehe.

C. Transportasi Saat Liburan di Jepang

Dalam perjalanan lalu, saya biasa mengunjungi 3-5 tempat wisata sekaligus di Tokyo dengan rata-rata biaya transport kereta sekali jalan adalah 200 JPY. Nah, bila kamu ingin lebih menghemat biaya transportasi saat visit ke beberapa tempat, kamu bisa gunakan Tokyo Subway Pass. Namun, bila ingin singgah ke Osaka dan Kyoto, alternatifnya adalah menggunakan kereta cepat shinkansen dengan harga tiket 13,000 JPY sekali perjalanan.

Tapi, bila rencana liburanmu ke jepang selama minimal 7 hari dengan rencana mengunjungi beberapa kota tetangga selain Tokyo, saya sarankan gunakan saja JR Pass untuk menghemat budget perjalanan dibandingkan beli single trip. Misal, rute perjalanan jepang kamu ke Tokyo – Osaka – Kyoto – Tokyo. Dengan JR Pass, sekali beli tiket, akan bisa dipakai berkali-kali. Tapi, pahami dulu ya kalau JR Pass ini hanya bisa dibeli ketika kamu di Indonesia.

Aku sarankan untuk mengunduh NAVITIME, Hyperdia, Jprail, dan JR Pass Calculator untuk mencari nama stasiun dengan huruf latin sekaligus membuat itinerary perjalanan sesuai keinginan ataupun budget liburan kamu. Untuk perjalanan dalam kota Tokyo, kamu hanya perlu membeli Kartu Pasmo atau Suica IC Card, sebuah kartu IC prabayar yang saldonya bisa diisi ulang dengan uang tunai di stasiun agar bisa menggunakan kereta publik disana.

Beberapa kereta yang diberi tanda “Rapid” dimana kereta tersebut tidak berhenti di beberapa stasiun atau “Local” yang berhenti di tiap stasiun. Pengisian saldo kartu IC melalui mesin manapun yang ada di stasiun. Caranya mudah, masukkan saja tiket ke dalam slot, kemudian pilih “Charge”, dan isi saldo dengan kelipatan 1,000 JPY. Pasmo dan Suica bisa dipakai berbelanja di mini market 24 jam seperti 711, Family Mart, atau Lawson. 

D. Memilih Penginapan Saat Liburan ke Jepang

Jepang memang detail, biasanya beda ukuran bed, akan beda harganya pula lho. Kisaran harga kamar hotel bintang 2 single-bed per malam di jepang adalah 3,000-5,000 JPY atau 6,000-8,000 JPY double-bed per malamnya. Mereka juga sangat strict dengan jumlah orang yang menginap dalam satu kamar, jadi pastikan benar-benar masukkan angka yang sesuai ya ketika booking hotel.

Mau lebih hemat? Sewa saja apartemen airbnb (kalau mau dapat kupon diskon up to $44, klik link airbnb ini ya, khusus referal buat account baru). Sewa apartemen atau rumah via airbnb tokyo kisarannya mulai dari 50-80 USD per malam. Enaknya lagi, kalau sewa airbnb, biasanya tersedia fasilitas mesin cuci, plus dapur lengkap dengan microwave jadi bisa hemat masak makanan sendiri deh!

Menurut pengalaman liburan ke jepang, saya lebih suka menginap di international hotel chain, dibandingkan hotel ala jepang sendiri. Soalnya kamar mandi dan kamarnya minimalis sekali. Hehehe. Terakhir menginap di Ibis Hokkaido, kamarnya besar dengan view yang bagus sekali. Sementara, kalau budget hotel chain jepang, kamu bisa pilih MyStays, Daiwa Roynet, Toyoko-Inn.

E. Cara Apply Visa Jepang Sebelum Keberangkatan

Ada 2 cara berbeda yang bisa dilakukan untuk apply visa jepang, terutama untuk kunjungan wisata ya. Pertama, yang menggunakan e-paspor. Kedua, dengan paspor biasa. Setiap paspor tersebut memiliki cara yang berbeda saat mendaftarkan ke JVAC untuk mendapatkan visa jepang. Saya sudah pernah membahasnya secara lengkap di postingan Pengalaman Bikin Visa Jepang.

F. Menukarkan Uang Yen & Berapa Uang Yang Harus Dibawa Ke Jepang?

Tukar uang yen sebaiknya dilakukan dari Indonesia, besarannya tergantung dengan kebutuhanmu selama disana. Namun, paling minim itu kamu harus bawa 1 juta IDR untuk kebutuhan per harinya ya. Untuk jaga-jaga, kamu juga bisa mendaftar kartu debit Jenius yang akan berguna untuk pembayaran debit selama liburan ke jepang. Siapa tahu pas sampai sana kalap mau shopping, kan?

G. Berapa Biaya Makan Harian Di Jepang?

Biaya sekali makan di jepang adalah 400-600 JPY untuk porsi makan ramen, beef bowl, atau curry rice. Saat di stasiun atau supermarket, kamu juga bisa membeli bento siap makan dengan kisaran harga 300-700 JPY per porsi. Andalanku sih kalau nggak McD, KFC, Burger King, Yoshinoya sewaktu jalan ke Jepang dengan kisaran harga 500-700 JPY! Selain murah, paket makanan Yoshinoya juga sudah bikin kenyang karena sudah termasuk nasi, sayur, lauk pauk, dan ocha.

The Journey – Dari Transit Hingga Pertama Kali Sampai Di Jepang

The Day @KLIA2 – Transit

Ini merupakan perjalanan terjauh saya pertama kalinya keluar negeri, setelah sebelumnya sempat ke Singapura, Melaka, dan Kuala Lumpur. Semuanya terasa asing, tidak pasti, tapi sekaligus meluapkan antusiasme di dalam diri. Satu hari sebelum sampai Haneda Tokyo, saya transit 1 malam di KLIA2 dan bermalam di Capsule Transit Hotel by Container @Gateway KLIA2. Sengaja saya ambil 12 jam transit di KLIA2 supaya bisa lebih mengenal Bandara Kuala Lumpur ini lebih dekat dan menyerap suasana riuh khas bandara internasional yang tak pernah sepi. Ya, memang kalau menggunakan low cost carrier seperti Air Asia menuju Tokyo, biasanya perlu transit dulu di KL.

Ini pertama kalinya juga saya merasakan bermalam di sebuah penginapan jenis Capsule yang sewanya bisa 3, 6, 12 jam (saya ambil yang 12 jam dengan harga sekitar ). Terus terang saja, saya agak was-was kalau harus menginap di capsule hotel, apalagi saya solo traveller wanita. Hanya waktu itu, yang bikin meyakinkan saya adalah kamar perempuan dan laki-laki dipisah, yang untuk mengaksesnya perlu kartu khusus. Untuk sewa 12 jam, saya harus merogoh kocek sekitar 150 MYR (sudah termasuk depositnya, basic shower kit, dan luggage store untuk koper besar). Kamar mandinya bersih, walaupun lumayan jauh dari capsule saya, tapi masih ok lah.

On The Flight

Pengalaman di pesawat dari KLIA2 menuju Haneda juga cukup menarik bagi saya, karena ternyata saya memesan kursi dimana penumpang di area deck saya tidak terlalu ramai, hanya ada sekitar 10 penumpang waktu itu, yaitu saya, dua orang turis cina, dan beberapa orang jepang yang sepertinya lagi mau mudik ke negaranya. Jadi, walaupun perjalanan jauh, saya tetap bisa tiduran puas karena di kursi di kanan dan kiri saya kosong, tidak ada penumpang lain. Hehehe. Memang ya, segala sesuatu pengalaman baru travelling itu begitu membuat antusias!

Tak ada kendala apapun sih saat di pesawat menuju Haneda, palingan yang bikin lucu itu ketika salah satu pramugara Air Asia sepertinya kena masuk angin, kemudian saya berikan minyak angin Fresh Care juga Tolak Angin. Katanya enak dan setelah itu ia berterimakasih berulang-ulang pada saya. Bangga ya Indonesia punya produk bagus! Hahaha. Oh ya, tips dari saya kalau untuk perjalanan jauh, lebih baik pilih tempat duduk dekat toilet ya supaya lebih mudah kalau kamar kecil.

Arrival & Tokyo Explore Day

Kedatangan saya waktu itu pas di musim dingin, antara pertengahan Januari hingga awal Februari. Dalam periode tersebut, cuaca Tokyo masih dingin sekali, apalagi saya sampai Haneda di malam hari yang notabene pasti lebih dingin dibandingkan siang harinya. Tapi, it’s okay, karena saya sudah prepare dari Jakarta, supaya sesampai di Tokyo, saya harus langsung mengganti pakaian heat tech yang lebih hangat, juga coat khusus musim dingin. Jadi, aman walaupun ini merupakan pengalaman pertama kali datang ke negara musim dingin. Hehehe.

Dari bandara Haneda, ada 2 cara untuk menuju pusat kota, bisa menggunakan kereta atau bis. Namun, karena sudah agak malam, opsi bis jauh lebih baik daripada harus menggeret koper besar saya di peron-peron kereta. Gunakan saja Limousine Bus (yang akan membawa kamu dari Haneda ke kota dengan harga 1,030 JPY untuk sekali perjalanan. Selanjutnya, selama di Tokyo, saya pun mengeksplor daerah Shinjuku, Roppongi, Akihabara, Shibuya, Tokyo Dome, Asakusa, Tokyo Sky Tree, Senso-ji, Ueno Park, Odaiba, Hachiko Statue, dan Tokyo Tower. 

Ya, memang sih basic ya itinerary-nya untuk yang pertama kali datang ke jepang. Karena waktu itu tujuannya memang ingin menikmati Tokyo dengan cara slow travel. Pengen ngerasain suasana jepang kayak apa sih, kuliner lokalnya gimana, orang lokalnya tuh kulturnya gimana sih daily life-nya, dan nikmatin juga privilege udara segar dan bersih yang masih belum bisa kesampaian di Indonesia. Hehehehe. Kedatangan selanjutnya, baru saya berkesempatan eksplor Kyoto dan Hokkaido. Kapan-kapan yah saya ceritain pengalamannya di blogpost yang lain.

Pakaian Seperti Apa Yang Harus Dikenakan Saat Liburan Ke Jepang Dan Apa Saja Yang Harus Dibawa?

Soal pakaian, kembali lagi, ini disesuaikan dengan musim saat kamu datang ke jepang. Bila dalam pengalaman saya yang datang saat musim dingin, tentu saja wajib membawa heat tech (kaos tipis yang bisa membantu tubuh agar lebih hangat di tengah cuaca dingin yang menusuk kulit, bisa cari di Uniqlo) dan mantel/coat yang lebih tebal sebagai luarannya. Untuk kaos kaki, juga pilih yang heat tech supaya kaki juga terlindungi dari cuaca dingin. Saya sarankan sih pakai ransel ya kalau mau eksplor jepang, lebih praktis dan ringkes buat bawa barang. Sepatunya kalau mau datang ke tempat bersalju, pilih yang karet supaya lebih aman pas kena salju yang mencair. Payung juga perlu dibawa karena terkadang Tokyo tidak bisa diprediksi saat musim dingin, suka muncul hujan badai.

Pakaian Liburan Ke Jepang Saat Musim Dingin

Pakaian Liburan Ke Jepang Saat Musim Gugur

Saya rasa informasi yang saya bagikan di postingan “Panduan Liburan Ke Jepang Pertama Kali” ini sudah cukup komprehensif ya buat ngebantu kamu merencanakan liburan ke jepang. Nggak usah khawatir tidak memahami bahasa jepang, asalkan ada Google Map, Google Translate, dan Youtube, semuanya jadi mudah kok. Buktinya, I’m survived! Hahaha. Teruslah mengeksplor dan buka mata untuk budaya baru yang menarik! Semoga bermanfaat!

Apakah kamu punya pertanyaan seputar liburan ke jepang pertama kali atau tips liburan ke jepang secara umum? Yuk tanyakan di DM instagram @heydeerahma atau tinggalkan komentar di bawah ini ya!
I’ll be glad to share with you ;)

Baca Artikel Travel Jepang Lainnya:

  • Artikel 1: Panduan Liburan Ke Jepang Pertama Kali 
  • Artikel 2: Pengalaman Liburan Ke Jepang Saat Musim Dingin (In writing…)
  • Artikel 3: Pergi Liburan ke Jepang Saat Musim Gugur (In writing…)
  • Artikel 4: Naik Shinkansen: Tata Cara, Harga, dan Rutenya (In writing…)
  • Artikel 5: Itinerary Tokyo: Wisata Budaya, Kuliner, dan Pop Culture (In writing…)
  • Artikel 6: Itinerary Tokyo, Hokkaido, Kyoto (In writing…)

READ MORE: Panduan Lengkap Bikin Visa Jepang


LIKE THIS POST? PIN IT!


PS:
 Kalo informasi ini berguna buat kamu, bantu aku untuk terus semangat berkarya lewat tulisan dengan cara klik salah satu tombol social media yang ada di bagian paling bawah situs blog aku ini. Dan jangan lupa share, subscribe, like sosial media aku yaaa!

See you on the next blogpost.

Love,

signforblog

FOLLOW MY SOCIAL MEDIA

Facebook | Twitter | Instagram

===

Dilarang menggunakan foto dan tulisan dalam blog heydeerahma.com tanpa seizin pemilik blog. Silahkan kirim e-mail ke heydeerahma.com apabila ingin menggunakan foto atau mengutip sebagian informasi dari situs blog heydeerahma.com.

===

Others articles related to travel and lifestyle:

Dee Rahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

5 Comments

    • Hi Kang Amir,

      Terimakasih sudah mampir ke blog heydeerahma.com :)
      Sip, jangan lupa di-bookmark ya siapa tahu next bisa ke jepang!

      Regards,
      Dee Rahma

  1. wahhh makasih banget tipsnya, berguna banget yang punya trip plan ke Jepang, semoga suatu saat nanti saya bisa ke Jepang, amiin, hehe

  2. Terima kasih buat tips dan informasinya mbak.
    Tapi kapan ya bisa nyampe Jepang. Selama ini liat Jepang cuma dari anime dan manga doang. 😑

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *