Next Travel Bucket List: Malang!

HeyDeeRahma.com – Next Travel Bucket List: Malang! | Prinsip saya, bekerjalah sepenuh hati sehingga bisa perlahan-lahan mewujudkan mimpi. Ya, dengan bekerja keras, saya bisa mewujudkan mimpi saya untuk pergi ke kota dan negara lain yang menjadi travel bucket list saya. Apalagi saya bukan dari keluarga super kaya yang bisa dengan mudah melenggang manja berplesir kemana saja saya mau. So, I decided to pay the wishlist with a hardwork.

Saya jadi ingat dulu saya mulai berpergian sejak tahun 2014-2015. Kesenangan traveling itu bermula saat saya mendapatkan kesempatan business trip dengan salah satu klien untuk menyelesaikan sebuah proyek di Surabaya. Dari sini, muncul keinginan untuk melanjutkan wisata ke malang. Namun, apa boleh dikata, dengan keterbatasan waktu, saya harus mengurungkan niat saya jalan-jalan ke malang dan langsung kembali ke Jakarta. So, inilah yang menjadi ide dasar saya untuk memutuskan menulis tentang destinasi yang masuk ke dalam bucket list saya dan berharap dengan adanya tulisan semacam ini, menjadi semacam reminder sekaligus catatan apa saja yang ingin dikunjungi bila ada kesempatan menjejak kota tersebut.

Kenalan Dulu Sama Kota Malang Yuk!

Saya punya kenalan di Facebook yang tinggal di Malang. Dia pernah mengunggah suatu foto capture yang menunjukkan kota Malang sedang dalam cuaca sejuk 17 derajat celcius. Langsung terbayang suasana adem yang pernah saya nikmati ketika singgah di Lembang! Yap, memang secara geografis dan perkembangan kotanya, Malang memiliki kemiripan dengan Bandung. Dilansir dari Wikipedia, dulu kala Malang juga mendapat julukan “Zwitserland van Java” karena dikelilingi oleh pegunungan dengan tata kota yang rapi seperti di negara eropa: Swiss. Namun, kini Malang juga mulai berkembang sebagai kota belanja dengan menjamurnya pusat belanja dan tempat makan kekinian yang selalu membuat orang penasaran menjelajah malang dengan segala sajian pemandangan alam yang indah serta hiburan lengkap di pusat kotanya.

Inilah destinasi wisata malang yang pengennya bisa aku kunjungi saat ada kesempatan jalan-jalan ke malang:

Sumber: surabaya.panduanwisata.id

1. Makan Es Krim di Toko Oen, Malang

Saya suka nuansa bangunan vintage dengan tema kolonial Belanda. Makanya, saya pilih Toko Oen sebagai destinasi yang ingin saya kunjungi jika liburan ke Malang. Sebagai ikon kota Malang, Toko Oen sudah berdiri sejak tahun 1930 yang khusus menyajikan menu es krim tanpa pengawet dengan berbagai rasa, seperti esada tutti frutti, peach melba, dan banana split. Harganya juga cukup terjangkau, mulai dari Rp15.000-Rp40.000.

Alamat: Jl. Jendral Basuki Rakhmad 5 Malang
Jam Operasional: Setiap hari 08.00 – 21.30
Telepon: (0341) 364 052

Sumber: sobatpetualang.com

2. Mencoba Simulasi Pesawat Terbang Kepresidenan di Museum Angkut

Destinasi wisata ini dikelola oleh Jawa Timur Park Group dimana para pengunjung bisa melihat berbagai macam angkutan diatas lahan seluas 3.8 Hektar. Museum angkut dibagi menjadi beberapa zona, yaitu zona hall utama, zona edukasi, zona sunda kelapa, zona broadway, dan zona eropa. Harga tiket terbagi menjadi 2 kategori: Rp60.000 untuk hari biasa dan Rp80.000 untuk kedatangan saat akhir pekan. Apabila turis yang datang membawa kamera (kecuali kamera hp), maka akan dikenakan biaya tambahan Rp30.000. Disini kita bisa lihat juga loh mobil yang pernah dikemudikan oleh Presiden Soekarno, serta mencoba simulasi pesawat kepresidenan.

Alamat: Jl. Terusan Sultan Agung no. 2, Kota Wisata Batu Malang
Jam Operasional: Setiap hari 12.00 – 20.00
Telepon: (0341) 595 007
Waktu Visit: Minimal 3 jam

Sumber: pinterest.com

3. Fun Saat Tersesat Dalam Labirin Coban Rondo

Sebenarnya labirin ini hanya sebagian area kecil dari Air Terjun Coban Rondo. Kamu bisa memilih mengeksplorasi semuanya atau hanya bermain di dalam labirin saja. Atau mencoba berbagai hiburan disana, seperti berkuda, naik flying fox, bersepeda gunung, atau belajar memanah. Bila sudah sedikit lelah, kamu bisa menikmati minuman hangat di Cafe Daun Cokelat sambil bersantai menikmati pemandangan hijau di sekitar area Coban Rondo. Oya, harga tiket masuknya juga terjangkau kok, hanya Rp15.000 sekali masuk bagi turis lokal.

Alamat: Jl. Coban Rondo, Pandesari, Pujon, Malang
Jam Operasional: Setiap hari 09.00 – 17.00 WIB
Telepon: (0341) 5025 147
Waktu Visit: Minimal 3 jam dengan waktu tempuh 1 jam dari pusat kota malang sejauh 30 km.

Sumber: josstoday.com

4. Menyaksikan Secara Langsung Arsitektur Mesjid Unik di Masjid Tiban Turen

Arsitektur bangunan unik yang saya temukan dalam perjalanan selalu membuat saya penasaran. Maka, ketika melihat desain masjid tiban yang menggabungkan unsur arsitektur china, eropa, dan timur tengah membuat saya amaze dengan bangunan ini dan ingin mengunjunginya ketika punya kesempatan ke malang.

Alamat: Jl. KH. Wahid Hasyim Gang Anggur Nomor 10, RT 07/RW 06 Desa Sananrejo, Turen, Kabupaten Malang.
Jam Operasional: Buka setiap hari tanpa dipungut biaya
Waktu Visit: Maksimal 2 jam dengan jarak tempuh 40 km dari kota Malang.

Sumber: malangtoday.com

5. Abadikan Momen di Kampung Warna Warni Jodipan

Dulunya kampung ini adalah kampung biasa yang kemudian diubah oleh sekelompok mahasiswa yang bekerjasama dengan pihak swasta dan pemerintahan sehingga tercipta sebuah destinasi wisata unik berwarna-warni yang hits di kalangan pecinta travelling. Kamu juga bisa menemukan tembok-tembok kreatif yang sudah dihiasi oleh lukisan 3D sebagai spot foto kekinian. Harga tiket masuknya juga terjangkau. Siapkan saja Rp5.000 per kedatangan.

Alamat: Gang 1, Jodipan, Blimbing, Kesatrian, Blimbing, Kota Malang
Jam Operasional: Buka setiap hari 6.00-18.00 WIB
Waktu Visit: Maksimal 2 jam.

Sumber: pinterest.com

6. Menikmati Indahnya Taman Bunga Selecta

Pernah main monopoli terus beli Taman Bunga Selecta? Nah, lokasi wisata yang berada di kota Batu ini memiliki jarak sekitar 25 km dari pusat kota Malang. Disini turis bisa menikmati pemandangan taman bunga yang cantik, outbond, waterpark, kolam ikan, flying fox dan area jogging ditemani udara yang sejuk. Setiap masuk, turis dikenakan biaya Rp25.000 (tidak termasuk wahana).

Alamat: Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu Malang
Jam Operasional: Buka setiap hari dari pukul 6.00 hingga 18.00 WIB
Waktu Visit: Maksimal 3 jam.

Nah itulah beberapa destinasi wisata malang yang ingin aku kunjungi. Atau kamu bisa baca juga info wisata Malang di Blog Traveloka ya, gaes!

Persiapan Sebelum Wisata ke Malang

Tentunya untuk mempersiapkan liburan ke malang, selain membuat itinenary, saya harus mulai hunting tiket dan hotel murah. Karena menurut hemat saya, inilah hal kedua yang paling menghabiskan waktu saat merencanakan liburan selain riset tentang destinasi wisata itu sendiri. Apalagi kalau harus riset tiket pesawat dulu, baru hotel kemudian. Berarti jadinya riset dua kali kan? Bener-bener time consuming deh! Padahal saya kan gak punya banyak waktu buat riset kelamaan di tengah pekerjaan yang selalu dikejar-kejar deadline. Hiks.

Sampai pada suatu kesempatan, saya ngobrol sama temen saya, Izar, di warung kopi kesayangan. Kebetulan banget dia baru balik dari Malang. Kami ngobrol banyak tentang malang, dan saya makin semangat begitu dia cerita sudah datang ke toko es krim oen yang jadi bucket list saya! Temen saya ini juga cerita kalau dia ke malang dapat tiket dan hotel dengan harga murah dan pas dapat cuti juga jadinya bisa pergi kesana. Izar juga cerita sama saya, dia pesan tiket sekaligus hotel di Traveloka gitu, gaes. Katanya sih sekarang Traveloka udah ada fitur search paket tiket hotel sekaligus.

Berhubung saya nih orangnya visual banget, jadi saya langsung minta tunjukkan gimana caranya cari paket tiket hotel traveloka. Kira-kira begini penjelasan teman saya, Izar.

Pertama. Buka aplikasi Traveloka di ponsel kamu.

Kedua. Pilih icon flight + hotel dan masukkan destinasi yang ingin dituju beserta waktu keberangkatannya.

Ketiga. Pilih maskapai sesuai dengan waktu keberangkatan yang kamu inginkan, serta penginapan yang sesuai dengan bujet perjalanan. Mayan tuh ada diskon 24% untuk penginapan yang saya pilih. Siapa sih yang nggak suka dikasih diskon yang bikin agenda jalan-jalan jadi lebih hemat?

Keempat. Pastikan jadwal dan penginapan yang kamu pilih sudah sesuai. 

Kelima. Pilih metode pembayaran sesuai keinginan. Setelah pembayaran selesai, Traveloka akan mengirimkan voucher kode booking penerbangan dan hotel ke emailmu. Very easy and cheaper, ya?

Kesimpulan: Secara user experience, aplikasi Traveloka mudah digunakan dan navigasinya nggak bikin customer bingung. Harganya juga bisa lebih murah dibandingkan kalau beli eceran (hahaha bahasannya eceran–maksudnya beli hotel dan tiket terpisah gitu). Mayan deh bisa buat nambahin uang saku buat jalan-jalan ya, khaaan… Dan yang paling penting sih, dengan adanya fitur tiket + hotel bisa saving time banget buat riset! Sementara, dari sisi payment juga banyak alternatif bank dan tipe pembayaran. Nggak mesti punya kartu kredit loh biar bisa beli paket wisata traveloka, soalnya ada pilihan pembayaran transfer via atm, internet banking, alfamart, dan indomaret. Sayangnya, pas saya mau coba melakukan pembayaran pakai Mandiri Clickpay, fitur ini sedang maintenance :)

Ada yang sudah coba fitur paket tiket hotel traveloka? Atau punya rekomendasi tempat wisata yang wajib banget dikunjungi kalau ke Malang? Atau malah mau ajak saya jalan-jalan ke malang? Share ya di kolom komentar ;)

PIN ME UP!

PS: If you feel this information are helpful, inspirational, or giving you enlightenment, please do not forget to share, subscribe, like social media @heydeerahma or just click the share button on the right side of my blog!

See you on the next blog post.

Love,

Facebook | Twitter | Instagram | Migme

Share this to your friends:

Dee Rahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

16 Comments

  1. Dan…bego-nya..biar udah kemana mana..aku belum pernah ke Malang loh! Hahahha… Beneran mau, dan plan solo traveling… kayaknya seru. Eh, taman selecta yg di monopoli masih populer ya?!

  2. Tiap ke Malang selalu skip Museum Angkut, padahal mau banget ke sana. Mungkin emang belum jodoh #eaa
    Daerah Batu banyak banget sih objek wisata yang menarik. Semoga bisa ke Malang lagi :D

  3. Sama, kak. Aku juga bukan dari golongan kaya raya, dari kalangan menengah (bahkan menengah ke bawah) yang nggak bisa traveling jauh banyak-banyak.

    Kalau Malang, aku bakal puas-puasin eksplor kota mengagumi arsitektur bangunan-bangunan tuanya, kak.

  4. Kuliah di malang bertaon2 blm pernah ke Toko Oen coba. Wkwkwkwkw. Parah yak…. Ke coban rondo si udah. Tp waktu itu labirin blm ada. Huhu. Sempet rame juga di medsoS dan aku cm bs mupeng.

    Dan kalo travelling ditemenin travelloka mah aman… Emang salah satu pilihan terbaik tu website..

  5. Kuliah di malang bertaon2 blm pernah ke Toko Oen coba. Wkwkwkwkw. Parah yak…. Ke coban rondo si udah. Tp waktu itu labirin blm ada. Huhu. Sempet rame juga di medsoS dan aku cm bs mupeng.

    Dan kalo travelling ditemenin travelloka mah aman… Emang salah satu pilihan terbaik tu websait…

  6. baru pernah ke tiga dari enam yang disebut di atas tadi… hehehe…
    masih banyak sebenernya tempat menarik di Malang, Batu, dan sekitarnya yang ga kalah menarik…

  7. yeeeeey, Malang euy :)
    ini salah satu kota yang berkesan bagi saya setelah tahun lalu ngebolang sekalian di bromo
    cuma belom kesampean ke Batu nih *nabung buat 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *