Kebanggaan Menggunakan Produk dengan Merek Indonesia

Pameran kerajinan skala nasional Inacraft memang sudah berkali-kali diadakan di Jakarta Convention Center, Senayan. Beberapa kali pula saya menyempatkan diri untuk datang kesana. Sebagian besar yang dipajang disana memang kebanyakan baju batik, kain batik, dan baju muslim. Namun, diantara produk yang serupa tersebut, ada juga barang-barang yang menurut saya cukup unik, misalnya kerajinan dari tulang, pajangan penuh ukiran tembaga, atau toples dengan lukisan warna-warni. Well, this is outstanding than others. Ternyata, karya produsen lokal keren dan berkualitas juga ya, saya pikir pada waktu itu. Konon sih, craftmanship dari Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Beberapa kali juga terdengar urban festival yang dibuat anak muda, seperti Brightspot dan LocalFest. Festival ini biasanya menampilkan merek-merek lokal asli Indonesia yang merupakan hasil kreativitas anak muda dengan sentuhan produk modern dan tren masa kini. Kalau diperhatikan, mereka ini gak main-main lho untuk memproduksi barang yang mereka jual. Sebut saja, Brodo, sebuah merek lokal yang berfokus menciptakan produk sepatu boot untuk pasar pria dengan kualitas produk yang tinggi, pengerjaan yang rapi, namun dari segi harga tetap lebih terjangkau dibandingkan dengan membeli produk luar yang memiliki kualitas setara. Atau kaos Damn I Love Indonesia milik VJ Daniel yang sengaja menambalkan kesan modern dengan penggunaan kalimat “Damn” supaya lebih terdengar familiar di telinga anak-anak muda yang ingin menyatakan cinta kepada tanah kelahirannya (duileee…) dengan cara yang cool lewat kaos.

Coba deh kamu lihat beberapa produk lokal yang keren ini:

brodo_beta_choco_tan

Brodo

Brodo awalnya diciptakan oleh seorang pemuda mahasiswa ITB bernama Yukka Herlanda yang kesulitan mencari sepatu dengan ukuran yang sesuai kakinya tahun 2010. Kalaupun ketemu sepatu ukuran besar, harganya pun sangat tinggi bagi kantong mahasiswa. So, berdasarkan pengalaman tersebut, Yukka mulai membuat konsep sepatu Brodo, yang awalnya digunakan untuk pemakaian pribadi. Lima tahun kemudian, Brodo terus berkembang menjadi produsen sepatu yang diminati kalangan pria muda umur 19-28 tahun.

hoodie-damn-i-love-indonesia

Damn I Love Indonesia

Merek lokal besutan VJ Daniel Mananta ini dibentuk berdasarkan pengamatan Daniel yang melihat banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih menggunakan produk impor daripada lokal dan banyak di antaranya yang tidak mengetahui budaya maupun sejarah berdirinya negara Indonesia. Melalui Damn! I Love Indonesia, Daniel menghadirkan berbagai macam ikon Indonesia dalam setiap desain kaosnya, seperti Pandawa Lima, Pahlawan Indonesia, Buto Ijo, Gatot Kaca, dan lainnya. Oiya, kaos ini juga sudah pernah dipakai oleh Maroon 5 dan David Beckham, lho!

jahning

Tas Batik Jahning

Awalnya, saya melihat tas batik keren ini sewaktu mudik lebaran bulan Juli lalu. Tas dengan label brand Jahning ini dipakai aunty untuk kulineran di Semarang. Kebetulan juga, saya juga senang koleksi tas-tas wanita, yang sudah menuhi lemari pakaian saya. So, begitu ada lihat tas yang keren, langsung deh radarnya nyala. Hehehe. Suka deh kalo lihat batik bisa dikombinasikan dengan gaya urban modern gini. Jahning ini sudah dipasarkan ke seluruh dunia, salah satunya negara Jepang.

furniture aktif

Lampu Eclo

Mengusung konsep eco-friendly atau bahasa familiarnya ramah lingkungan, Lampu Eclo ini diciptakan seorang entrepreneur Indonesia bernama Didi Diarsa karena melihat banyaknya “sampah” yang dihasilkan dari pembuatan furnitur. Dari sini, Mas Didi mencoba untuk mengembangkan sebuah produk yang memberikan dampak negatif secara minimal terhadap lingkungan, dengan memanfaatkan sisa-sisa kayu produksi furnitur. Mas Didi juga sekaligus ingin menunjukkan bahwa craftmanship Indonesia sangat detail dan rapih dalam pengerjaannya. Apresiasi masyarakat dunia terhadap Lampu Eclo pun membawa produk ini melanglang buana hingga ke Inggris!

Kacamata Kayu Rewood

kacamata-kayu-rewood

Siapa sangka kacamata kayu ini berasal dari kota Tegal, Indonesia? Produk ini juga mengusung konsep eco-friendly dengan mendaur ulang limbah produksi furnitur menjadi suatu karya yang keren dan bernilai tinggi. Digagas oleh Imam Khifni, kacamata kayu yang dinamakan Rewood Wooden Glass ini semakin membuktikan bahwa Indonesia juga bisa menciptakan kacamata kayu berkualitas dengan bermodalkan kultur craftmanship Indonesia yang kuat. Psst, kacamata ini juga sudah banyak diliput media lokal, dan dibeli oleh para bule-bule lho, gaes!

***

Gimana? Bener kan bagus-bagus produknya?

Sebagian masyarakat kita memang masih menganggap barang bermerek dari luar negeri lebih prestise. Tak heran, produk-produk lokal ini terkadang memiliki kesan tidak dihargai oleh masyarakatnya sendiri.  Saya pun tidak memungkiri saya pun masih suka memakai beberapa merek luar, misalnya untuk sepatu olahraga, beberapa pakaian, dan aksesoris fashion. Namun, menemukan beberapa anak muda Indonesia membuat produk lokal yang berkualitas, perlahan saya mulai mengurangi ego dan gengsi. Tak ada salahnya memakai tas batik keren buatan produsen Indonesia, selama desainnya nggak kuno dan terlihat sophisticated.

Bagaimana dengan kamu?

Love,

signforblog

Facebook | Twitter | Instagram | Migme

Share this to your friends:

Dee Rahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

17 Comments

    • iyessssss, sekarang juga udah banyak event pop up market yang ngangkat tema produk indo yang berkualitas, so publik semakin aware ;)

  1. Aku mau lampunyaa. Unyu banget ya. Tapi pasti mararahel oge deh ya. Hanya kalo nanti punya uang trus mau beli produk lokal apa luar ya mending produk lokal apalagi kalo kualitasnya sama kaya produk luar. Kan ngenes aja gitu produk kita di luar laku keras eh di Indonesianya malah ndak diapresiasi.

    Salam kenal Dee :)

    • Kayaknya under 500K, Mak..
      Biar interior rumah penuh nuansa kekinian kayak film serial Tetangga Masa Gitu ya, Mak ;D

  2. produk buatan Indonesia tak kalah saing kok dengan brand internasional, itu sepatu Brodonya keren, mahasiswa kreatif yang memanfaatkan peluang

  3. Saya malah bingung, produk luar yang saya pakai yang mana ya?
    Eloktronik kayaknya. Tapi itupun sebagian besar sudah dibuat di negeri kita lho.

  4. Huwaow, kacamatanya keren! Sebenarnya malah produk-produk recycle malah lebih digemari sama bule-bule loh, nggak bisa dipungkiri kalo masyarakat kita masih menjunjung tinggi prestise dengan memakai produk-produk brand luar, entah itu ori ataupun KW :D

    • iyaaa kereen emang kacamatanya… udah masuk tv terus itu..
      yes, enakan jual ke bule, dapetnya dollar lagi hehehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *