Diari Perjalanan Ke Tambang Newmont

newmont-bootcamp

Excited pertama kali masuk ke lingkungan tambang.

“Mengalami sendiri pengalaman mengunjungi lokasi tambang tak pernah ada dalam pikiran saya. Ketika kesempatan itu datang, tentu perasaan antusias membayangi selama persiapan saya berangkat ke lokasi tambang Newmont 14-22 Februari 2016 lalu.”

Memasuki gerbang Newmont, dada ini terasa berdebar. Rasa penasaran membuncah tinggi, mengimajinasikan rupa lubang tambang, yang katanya penuh kontroversi kerusakan lingkungan. Benarkah itu? Sekilas, hati saya membisikkan tekad untuk membuktikannya langsung dengan kepala mata saya sendiri.

Tak kenal maka tak sayang. Di postingan sebelumnya, sebagai awal perkenalan saya dengan dunia tambang, saya dan sekitar 20an kawan lainnya (termasuk jurnalis) diberikan Safety Induction yang menekankan pentingnya kesadaran menjaga keamanan dan keselamatan selama Bootcamp. “Wajib gunakan helm, sepatu safety, vest, dan kacamata selama di lokasi tambang ya…”, ujar Pak Ruslan, Corporate Communication Newmont.

peserta-newmont-bootcamp-safety-first-newmont-nusa-tenggara

Safety gear wajib dipakai selama berada di dalam lingkungan tambang.

Semenjak saat itu, saya dan roommate saya, Bunda Evi saling mengingatkan agar tidak ada satupun perlengkapan safety yang tertinggal saat ingin meninggalkan mess. Lagipula, lokasi mess kami harus dicapai dengan mencapai banyak anak tangga yang melelahkan. Not worthed kalau harus bolak-balik ke mess ngambil perintilan safety gear yang ketinggalan. (Well.. Saya juga paham jadwal kami para Bootcampers akan sangat padat. Saving our energy is the best way to finish this exciting journey safe and sound. Mwahaha.)

Oh ya… Ada juga hal yang tak kalah penting dari perlengkapan safety itu, yakni ID Card. Barang sederhana ini terkesan memang sepele, tapi siapa sangka, hilangnya ID Card ini akan membuatmu susah. ID Card bisa diibaratkan sebagai nyawa kamu selama di Newmont.

id-card-newmont

Wajib pakai ID Card ini yaa kalau mau ke NNT.

Dengan ID Card ini, para pekerja bisa bebas melenggang masuk ke ruangan manapun di kompleks operasional Newmont. Setiap orang, termasuk tamu asing yang masuk ke Newmont wajib memiliki ID Card Newmont. Bahkan, apabila keluarga dari pekerja Newmont ingin berkunjung kesini, maka pekerja tersebut wajib mengurus ID Card khusus tamu jauh-jauh hari dari jadwal kedatangan.

Buat kami para Bootcampers, ID Card dipakai untuk keluar masuk ke Mess Hall—tempat makan bagi seluruh penghuni Town Site Newmont yang buka setiap hari dengan 2 shift, yaitu 04.00-08.00 pagi dan 16.00-20.00 malam. Setiap kami keluar kompleks Newmont, petugas sudah berjaga di gerbang untuk naik ke dalam bus kami, dan melakukan tapping ID Card yang kami miliki masing-masing. Jangan harap bisa keluar masuk Newmont tanpa ID Card ini ya…

***

Akhirnya, hari yang dinanti itu tiba. Hari kedua di Newmont jadwalnya adalah mengunjungi Open Pit alias lokasi lubang tambang NNT (PT. Newmont Nusa Tenggara). Sebelum masuk ke medan perang, Bootcampers dibekali pengetahuan oleh Mas Budi, Senior Spealist Mine Compliance Newmont tentang histori operasional Newmont di Sumbawa.

budi-newmont

Mendapatkan briefing dari Mas Budi tentang operasional tambang NNT.

Newmont melakukan eksplorasi di hutan Sumbawa tahun 1990 untuk mengetahui tiitk-titik lokasi yang mengandung mineral dengan bekal Kontrak Karya Pemerintah RI yang diperoleh Newmont pada tahun 1986. Tak sembarang langsung membuka lahan ketika Newmont menemukan tembaga porfiri tahun 1990 di kawasan yang diberi nama Batu Hijau. Butuh waktu enam tahun untuk melakukan kajian teknis dan lingkungan agar operasional tambang yang terlaksana disini sesuai dengan konsep Sustainable Mining yang mengutamakan keselamatan lingkungan, pembangunan berkelanjutan, dan keberlangsungan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi tambang.

Dalam bisnis, proyek besar, tentu membutuhkan investor serta dana yang besar pula. Tak tanggung biaya yang dikeluarkan untuk memulai Proyek Batu Hijau ini. Dengan total investasi 1,8 Miliar USD, Newmont Nusa Tenggara mulai membangun operasional tambang Batu Hijau pada tahun 1997, yang kemudian beroperasi penuh sejak tahun 2000. Ribuan pekerja didatangkan dari berbagai wilayah sekitar tambang.

Setelah mendapatkan informasi dari Mas Budi, saya memahami proses menambang mineral itu adalah pekerjaan besar yang membutuhkan banyak tenaga spesialis dengan proses yang sangat panjang. Ada banyak dukungan yang dibutuhkan, mulai dari proses analisa tanah, pembuatan desain pengeboran pit, pembersihan lahan, pengeboran pit, hingga proses pengolahan bijih menjadi konsentrat berharga.

Briefing dengan Mas Budi selesai. Kami mulai beranjak ke lokasi open pit tambang NNT dengan bus yang setia mengantar kami sejak pertama kali kami datang di Pelabuhan Benete. Perlu pindah naik bus baru dengan jenis ban yang lebih tangguh untuk masuk ke dalam lokasi tambang. Saya menyiapkan diri dari serangan matahari yang dari jendela bus terlihat sangat menyengat.

haul-truck-tambang-newmont

Kenalan dulu yuk sama si monster haul truck yang punya kapasitas mengangkut 240 ton batuan berharga dari open pit NNT.

Membaranya panas matahari tak menciutkan niat saya untuk menyembuhkan rasa dahaga atas keingintahuan saya yang besar tentang dunia tambang. Ini pertamakalinya saya lihat lubang tambang yang menganga besar di depan mata saya. Menurut informasi yang saya dapatkan di lapangan, kedalaman open pit di kawasan Batu Hijau sudah mencapai -240 meter, dengan warna hijau toska di tengah lubang. Tanda bahwa air tersebut mengandung asam. Lubang dari open pit ini masih akan terus melebar sesuai dengan rencana operasi Newmont yang terus berlangsung hingga tahun 2038.

Open pit Batu Hijau.

111 haul truck dengan kapasitas 240 ton sekali angkut menjadi kendaraan operasional NNT yang berseliweran di sekitar saya saat singgah di lokasi tambang. Menariknya lagi, NNT memperkerjakan beberapa driver haul truck wanita yang turut membantu arus perpindahan batuan berharga dari open pit ke stock pile sesaat selesai diledakkan oleh ANFO. Nggak sembarang driver lho bisa langsung mengontrol haul truck. Semua calon driver wajib training di lokasi Mine Training dengan mesin simulasi haul truck.

***

Pak Nardi, seorang trainer haul truck yang saya temui di Mine Training mengatakan, “Mengendarai haul truck membutuhkan konsentrasi dan latihan yang rutin, minimal 1000 jam latihan simulasi, setelah itu training mengendarai haul truck yang sesungguhnya didampingi seorang trainer. Kalau dianggap sudah mumpuni, driver pemula ini baru akan diijinkan mengendarai haul truck sendirian, dengan ketentuan kecepatan maksimal 50km/jam, serta jarak ideal 60m saat cuaca terik, dan 100m saat musim hujan”. Beliau sendiri sudah berdedikasi kepada NNT selama 18 tahun, dan sudah memiliki banyak deretan lisensi berkendara alat-alat berat pertambangan.

sim-pengemudi-haul-truck

Ini bentuk SIM para pengemudi haul truck. Tiap jenis kendaraan beda penanganan, beda lisensi-nya.

Ya, memang rata-rata pekerja NNT yang saya ajak ngobrol memiliki masa kerja selama bertahun-tahun. Kenyamanan fasilitas dan kesejahteraan yang diberikan NNT kepada pekerjanya, memang membuat mereka semua betah. Berita kenyamanan ini kemudian tersiar ke seluruh pelosok Sumbawa, hingga muncul kecemburuan bagi warga lokal yang belum bisa diterima bergabung sebagai karyawan NNT. Bahkan, sampai pernah ada kasus demonstrasi oleh masyarakat yang menuntut ingin masuk sebagai karyawan NNT, padahal kuota penerimaan pegawai NNT juga terbatas.

***

Sekilas pandang yang saya lihat selama 7 hari di NNT, saya juga melihat betapa teratur dan disiplin kehidupan di lingkungan NNT. Semua orang menyebrang tepat di garis penyebrangan zebra cross, tidak menyerobot lampu merah walaupun jalanan terlihat kosong, selalu memakai safety belt di bus/mobil, serta memberi tanda klakson sebelum menginjak pedal gas. Semuanya benar-benar disiplin dan teratur. Bisa saya katakan, masuk ke lingkungan NNT tidak terasa seperti di Indonesia. Lebih mirip suasana di luar negeri yang semuanya teratur dan bersih.

Masih penasaran cerita di balik proses tambang? Nantikan yaa postinganku selanjutnya…

Love,

signforblog

Facebook | Twitter | Instagram | Migme

Share this to your friends:

heydeerahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

32 Comments

    • Iyes, sekali angkut bisa 240 ton batuan mineral dari open pit tambang newmont di sumbawa. Uniknya, haul truck juga dikemudikan driver wanita loh disana ;)

  1. Mbak dee keren, cewek mau panas-panasan gitu, nggak kayak cewek jaman sekarang yang ogah-ogahan kena sinar matahari, takut item katanya. jempol dua dah. :)

  2. Mantabhh … pengalaman berharga memang ya bisa berkunjung ke mining site sekelas Newmont ini ;-)

  3. wuahahhhhhh pengalaman bootcampp yang seruuuu sampe gak bs move on wln sampe skg tapi gak ketulungannya panas bangettt yaaa :3 hihihi

  4. Berada di dekat si monster haul truck rasanya seperti terintimidasi, tapi seru sih. Bisa tahu secara langsung operasional suatu tambang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *