Bermalam Di G-Suite Hotel Surabaya

Terkenal dengan julukan kota pahlawan, Surabaya semakin menarik untuk dikunjungi setelah dipimpin oleh Ibu Risma sebagai Walikota. Terakhir ke Surabaya, saya merasakan kota ini sangat rapi dan bersih. Banyak taman di sekeliling kota, pepohonan teduh di sepanjang jalan, ditambah dengan destinasi wisata yang terawat. Benar-benar kota yang ramah terhadap pendatang atau turis seperti saya. Hanya saja, kalo ngomongin soal cuaca, memang Surabaya lebih panas daripada kota Jakarta kesayangan.

Saat ada kesempatan ke Surabaya, saya menginap di sebuah hotel yang letaknya berada di pusat kota, tidak jauh dari Stasiun Gubeng. Hotel ini bernama G-Suite Hotel. Dari hotel ini, kamu bisa mengunjungi destinasi wisata populer di Surabaya dengan sangat mudah, seperti Pasar Genteng, Balai Kota Surabaya, Pasar Buah Tradisional Widodaren, Monkasel, dan Mesjid Chenghoo karena letaknya yang berdekatan dengan G-Suite Hotel.

suasana-meja-resepsionis-g-suite-hotel

Gaya interior resepsionis g-suite hotel yang dinamis

Continue Reading

Share this to your friends:

Inilah Hostel Idaman para Backpacker di Singapura!

Hai, para backpacker sejati~!

Negara mana lagi yang belum kamu kunjungi? Cobalah pergi melancong ke Singapura dengan ransel, alias backpacker-an. Negara modern ini memiliki banyak tempat untuk memanjakan diri, perjalanan yang singkat dari Indonesia membuat tiket pesawat murah juga mudah didapatkan.

Pergi ke Singapura tak akan cukup dalam 1-2 hari, minimal kamu perlu tiga hari untuk mengisi dahaga jiwa backpackermu. Buat kamu yang merencanakan liburan hemat di Singapura, inilah daftar hostel yang menjadi buruan para backpacker sedunia. Let’s check it out, Guys!

#1. Backpacker Crazy Corner Hotel

Penginapan ini terletak di kawasan Bugis, North Bridge Road No 490. Harganya termasuk sangat murah berkisar dari SGD 12 sampai SGD 60 per malamnya. Penginapan ini memiliki konsep seperti asrama. Ada asrama campuran antara laki-laki atau perempuan, ada pula kamar khusus perempuan, dan kamar pribadi yang lebih pivat.

Fasilitas yang tersedia adalah kipas angin, sarapan dan akses internet. Bagaimana? Dengan harga dan fasilitas seperti di atas, itu sudah lebih cukup bagi backpacker. Namun, saat high season, harga akan lebih mahal.

Continue Reading

Share this to your friends: