Belum Kepikiran Berinvestasi? Ini Alasan-Alasan Penting Mengapa Kamu Harus Mulai Berinvestasi Sejak Usia Muda

money-talks-by-hdr-lifestyle-blog-jakarta

HeyDeeRahma.com – Belum Kepikiran Berinvestasi? Ini Alasan-Alasan Penting Mengapa Kamu Harus Mulai Berinvestasi Sejak Usia Muda | Beruntunglah anak-anak muda milenial sekarang yang tumbuh di era internet. Mereka bisa memiliki beragam sumber referensi untuk mempelajari berbagai hal yang mereka minati dengan mudah. Sering dong kita dengar beberapa cerita anak-anak muda yang sukses berbisnis dengan bantuan internet? Ya, internet bisa memberikan kesempatan tanpa batas bagi mereka yang ingin maju, tak peduli berapapun umurnya.

Namun, di sisi lain, internet juga menjadi hal yang negatif bila tidak dimanfaatkan dengan baik. Dengan berbagai kemudahan akses informasi itulah, bisa saja membawa dampak konsumtif bila tidak bisa mengontrol diri dari godaan iklan diskon e-commerce yang mudah ditemukan saat membuka situs tertentu. Atau malah bisa jadi kamu kelebihan informasi sehingga membuat pekerjaan utama terbengkalai dan fokus menjadi kabur. Don’t worry guys, I’ve been there too kok!

Productive Everyday: Get More Experiences, Gain Skills!

Makin nambah usia, terasa sekali waktu semakin terasa sempit dan sedikit. Aktifitas browsing harus mulai ditata kembali agar bisa menjadi lebih produktif dan bermanfaat. That’s why I started blogging, to share what I know dan learn from others. Menurutku, seseorang dibilang produktif bila menghasilkan suatu karya, apapun itu. Minimal dari karya itu bisa bikin bangga diri sendiri dan bikin diri sendiri sadar bahwa ternyata yang dipelajari selama ini bisa menorehkan prestasi baru, seperti yang pernah kuraih disini.

Di sela-sela kegiatan blogging aku juga suka riset tentang travelling, fashion, dan hal-hal baru yang berkaitan dengan money talks yang selalu bikin aku penasaran. Seorang teman pernah bilang, kalau penulis itu harus banyak baca dan nambah referensi bacaan. Kalo fokusnya travelling ya banyakin bacaan travel. Kalo fokusnya fashion ya banyakin referensi fashion, dan seterusnya. Untuk yang lainnya hanya untuk pengetahuan umum yang tetap penting banget dibaca-baca supaya kita bisa connect ngobrol sama banyak orang dengan latar belakang yang berbeda-beda. And it’s works for me to connect with many people with multiple background from entrepreneurs to professionals!

Sampai suatu ketika, aku ikutan grup arisan yang salah satu anggotanya adalah seorang Financial Planner. Disini, aku ngobrol dan dapat insight banyak banget tentang pengelolaan keuangan dan investasi yang sebelumnya belum begitu kupahami. Pikiranku jadi terbuka mengenai money management, tentang bagaimana kita harus secara rutin menyisihkan tabungan yang apabila sudah mencapai jumlah tertentu perlu diinvestasikan. Karena ternyata menabung saja nggak cukup melawan inflasi, kita harus pintar-pintar memilih instrumen investasi, agar tujuan kita di masa depan bisa terwujud, misalnya buat sekolah lagi, liburan, atau beli rumah.

money-talks-by-heydeerahma-lifestyle-blog-indonesia

Belajar investasi sejak usia muda yuk!

Apa itu investasi?

Mulai dari pertemuan arisan itu, aku jadi makin sering browsing tentang investment. Temanku bilang instrumen tepat untuk investasi adalah melalui bisnis, properti, dan saham. Tapi, nggak semua orang jago bisnis, properti, dan saham kan? Nah, makanya ada yang namanya investor, yaitu orang yang memiliki dana lebih untuk diinvestasikan ke sebuah bisnis atau project dengan tujuan mendapatkan keuntungan berupa kenaikan nilai uang, bunga, ataupun dengan cara bagi hasil. Menurut pengalaman pribadiku, sebelum berinvestasi, seorang investor juga harus memahami resiko investasi, memastikan bahwa ia mendapatkan kemudahan mengakses data investasi yang sedang berjalan dan mempertimbangkan portofolio atau reputasi instrumen investasinya sebelum menanamkan uang di dalamnya. Simpelnya, kalau mau naruh uang di suatu tempat ya harus ekstra hati-hati kalau nggak mau rugi!

Mengapa harus mulai berinvestasi?

Perlu diingat ya, investor nggak hanya menaruh uangnya sembarangan saat berinvestasi di instrumen investasi tertentu, tapi tentu punya alasan khusus karena ingin mempertahankan atau bahkan menambahkan nilai uang yang dimiliki. Daripada uangnya mengenap di bank, lebih baik diputar dan mendapatkan profit gain dari hasil investasi. Apalagi ketika kita tahu, bunga bank tidak bisa mengejar angka inflasi yang tinggi setiap tahunnya.

Twitter: Menurutmu, apa manfaat berinvestasi? #HDRMoneyTalk

Investasi juga memiliki beberapa manfaat, seperti mendapat jaminan pendapatan yang tetap, mencegah adanya jeratan hutang, dan mendorong gaya hidup hemat. Yang perlu diingat, setiap produk investasi pasti memiliki risiko. Sehingga investasi memang cocok dilakukan untuk tujuan jangka panjang, bukan jangka pendek. Kembali lagi, kamu harus mengenali profil resiko dirimu dalam berinvestasi ya.

Keuntungan Berinvestasi Sejak Usia Muda

Investasi merupakan hal yang berkaitan erat dengan masalah keuangan dan ekonomi. Investasi berhubungan dengan akumulasi yang ada pada masa mendatang. Ada macam-macam bentuk investasi, seperti investasi properti, mata uang asing, reksa dana, saham, barang-barang koleksi, emas, oblikasi, deposito, hingga tabungan di bank. Menurut pandangan saya pribadi, investasi sebenarnya wajib dilakukan sejak dini, jangan lama-lama menunggu hingga tua. Mengapa hal ini sangat penting dimulai sejak muda? Ada beberapa alasan yang mendasari, yaitu:

Usia memengaruhi tingkat risiko investor

Tingkat risiko investor cukup dipengaruhi oleh usia. Jika investor masih berada dalam usia yang muda atau masa-masa produktif, maka ia akan mampu untuk mengambil risiko yang lebih tinggi di dalam kegiatan investasi yang dilakukan. Sedangkan investor yang sudah berusia lanjut atau pensiun mungkin akan lebih tertarik untuk melakukan investasi yang berisiko rendah atau bebas. Tentu saja hal ini membuat investor yang berusia muda bisa membangun kekayaan dari beberapa produk investasi yang berisiko tinggi, namun profit yang bisa didapatkan juga lebih besar.

Memiliki waktu yang lebih banyak untuk belajar

Investor yang masih berusia muda mempunyai waktu belajar tentang investasi yang lebih panjang dan banyak. Sehingga, meskipun gagal, masih banyak waktu untuk belajar kembali. Seperti kita ketahui, produk-produk investasi yang harus dipelajari juga cukup banyak dan berkarakteristik. Sehingga investor memang harus benar-benar mempelajari pasar dan membuat strategi saat berinvestasi.

Investasi bisa lebih berkembang

Jika kamu memulai investasi lebih dini, maka jumlah investasimu akan lebih berkembang karena waktu yang lebih panjang. Semakin lama waktu yang kamu punya untuk berinvestasi, maka kekayaanmu di masa depan juga akan semakin banyak.

money-talks-by-hdr-lifestyle-blog-indonesia-terpopuler

Faktor usia memang sangat menentukan keberhasilan investasi karena semakin banyak waktu yang ada, maka investasi bisa semakin berkembang. Namun, kamu juga harus tetap berhati-hati dan jangan sampai terjebak investasi yang menipu. Sebaiknya pelajari ciri-ciri dan sistem pada setiap produk investasi yang ada. Dari sekarang, mulailah berinvestasi membeli buku yang dapat meningkatkan pengatahuan kamu tentang pilihan instrumen investasi untuk menunjang keputusan finasialmu.

Beberapa Alternatif Cara Berinvestasi

Setiap instrumen investasi pasti memiliki resiko dan menjanjikan return yang berbeda-beda. Tadi aku juga sempat singgung bila kita sebagai investor juga harus bisa mengukur tingkat resiko yang bisa ditanggung oleh diri sendiri sebagai investor, apakah safe player, moderate, atau risk taker. Kemudian, setelah mengenali profil, hitung aset yang kita miliki dan tentukan tujuan investasi sebelum menentukan instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial tersebut.

Pastinya kita juga harus melakukan diversifikasi portofolio investasi sehingga investasi yang dilakukan lebih optimal. Berikut beberapa alternatif instrumen investasi yang bisa dipertimbangkan:

  • Deposito

Dikenal juga sebagai tabungan berjangka dengan suku bunga tinggi dalam jangka waktu tertentu. Bila sudah menaruh dana dalam sebuah deposito, maka pemilik akun deposito tersebut tidak boleh menarik uangnya sesuai jangka waktu yang disepakati, mulai dari 1, 3, 6, 12, hingga 24 bulan. Keuntungan berinvestasi deposito akan dibayarkan saat akhir periode investasi sebesar 3-6%.

  • Reksa Dana

Reksa dana merupakan produk keuangan yang masuk ke dalam kategori pasar modal dengan cara menghimpun dana masyarakat untuk dikelola sehingga menghasilkan keuntungan maksimal, baik di dalam efek saham ataupun efek obligasi. Diawasi oleh OJK, reksa dana dikelola oleh perusahaan Manajer Investasi sebagai perantara. Tipe reksa dana terdiri dari pasar uang, pendapatan tetap, terproteksi, campuran, dan saham dengan berbagai macam resiko investasi.

  • Obligasi

Diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dengan nilai nominal dan waktu jatuh tempo tertentu, obligasi merupakan surat hutang jangka panjang. Artinya, kamu memberikan pinjaman kepada perusahaan atau pemerintah dengan bagi hasil berupa bunga yang dihitung sesuai dengan jangka waktu yang disepakati. Apabila kamu ingin mempunyai hak kepemilikan, sebaiknya pilihlah saham daripada obligasi. Tapi, kembali lagi, sesuaikan instrumen investasimu dengan tujuan investasi ya.

  • Emas

Investasi emas menjadi pilihan beberapa kalangan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan karena harga emas cenderung naik terus setiap tahunnya, serta jarang sekali terjadi penurunan harga secara signifikan. Bagi kamu yang memiliki dana lebih namun baru melakukan investasi sebagai pemula, maka emas adalah pilihan yang cukup aman.

  • Bisnis

Ada dua hal yang bisa kamu lakukan untuk berinvestasi di bisnis, apakah sebagai pebisnis aktif maupun pasif. Begini logikanya, ada orang yang ingin berbisnis namun tak punya modal, sementara ada orang yang ingin berbisnis namun tak punya waktu tapi punya modal. Kenapa tidak mencoba keduanya untuk menentukan resiko bisnis tipe seperti apa yang bisa kamu ambil? Sebagai pemula, kamu bisa mencoba untuk membuka situs Crowdo, sebuah platform fintech yang menggabungkan antara pebisnis dan pemilik modal dengan sistem bunga maupun ekuitas yang sudah memiliki 29,000 anggota dan telah sukses mendanai lebih dari 1,000 proyek di Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

  • Saham

Sebagai instrumen alternatif untuk berinvestasi, saham memberikan resiko tinggi, baik dari sisi keuntungan maupun kerugian. Jadi, instrumen saham akan lebih cocok sebagai instrumen investasi secara jangka panjang. Saham dikeluarkan oleh perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang memberikan hak kepemilikan terhadap investor.

  • Properti

Setiap tahun harga tanah terus meningkat, sehingga dapat dikatakan berinvestasi di bidang properti seperti tanah, ruko, toko, dan rumah sangat menguntungkan. Ditambah lagi, jumlah pertumbuhan penduduk yang kian meningkat menyebabkan kebutuhan rumah juga semakin meningkat. Jadi, investasi jenis ini sangat dianjurkan.

Lalu, kalo sudah kenal masing-masing intrumen investasi, mau pilih investasi dimana dulu dan berapa banyak ya? Lihat kembali tujuan finansialmu, apakah dana tersebut untuk travelling, pendidikan, atau beli rumahkah? Be smart investor!

Perkembangan Fintech di Indonesia

money-talks-by-hdr-blog-lifestyle-jakarta-terpopuler

Dua tahun lalu, saya memiliki seorang teman di Singapura mengembangkan startup dengan fokus di bidang fintech. Itulah pertamakalinya saya mendengar kata fintech yang terasa begitu asing waktu itu. Bisa dikatakan sekitar tiga atau empat tahun lalu, industri fintech mulai tumbuh di Asia, namun belum begitu banyak yang aware.

Menurut kakak Google, fintech adalah singkatan dari Financial Technology yang berarti inovasi pembiayaan keuangan dengan memanfaatkan teknologi sebagai pendukungnya.

Di Indonesia, perusahaan FinTech memiliki banyak jenis, diantaranya; peminjaman (lending), pembayaran, pengiriman uang, perencanaan keuangan, dan riset keuangan. Diantara jenis tersebut, yang paling sering kutemukan adalah produk yang menawarkan jasa lending dan crowdfunding. Melalui situs fintech yang menyediakan jasa ini, orang-orang yang membutuhkan dana cukup membuat account pada aplikasi penyedia jasa lending dan crowdfunding dan mengunggah informasi terkait jumlah dana yang dibutuhkan, tujuan penggunaan dana, dan informasi lainnya yang relevan.

Bagi investor yang memiliki surplus dana juga bisa menginvestasikan dana yang dimilikinya dengan cara melihat profil pemohon dana dan memilih salah satu debitur sebagai penerima dana investasi. Perlu diperhatikan untuk tipe kerjasama seperti ini biasanya hanya untuk kebutuhan dana jangka pendek dengan tingkat bunga yang beragam seperti yang sudah dilakukan oleh Crowdo. Layanan seperti ini muncul sebagai jawaban atas masalah pendanaan dari perbankan konvensional bagi masyarakat Indonesia yang berada di pelosok ataupun just simply nggak punya akses perbankan.

money-talks-by-hdr-lifestyle-blog-jakarta-populer

Banyak UMKM Indonesia yang tak tersentuh bank konvensional membutuhkan akses dana, P2P menjadi solusi masalah ini.

Hanya 20% dari total populasi Indonesia yang memiliki akun perbankan, dimana sektor UMKM yang tidak memiliki akun bank sebanyak 79% dari total 56.5 juta UMKM. Sementara itu, penetrasi teknologi smartphone semakin menanjak tinggi sehingga potensi untuk membuat solusi keuangan berbasis teknologi internet semakin terbuka. Ya, bisa dikatakan Fintech menjadi jawaban atas kebutuhan keuangan di Indonesia. OJK pun melihat potensi ini dan kemudian menggelar Indonesia Fintech Festival bulan Agustus 2016 lalu sekaligus menjadi sejarah berdirinya Asosiasi Fintech Indonesia. Dukungan OJK dan BI terhadap keberadaan fintech di Indonesia juga dibuktikan dengan adanya pengesahan aturan mengenai bisnis peer to peer lending yang dirilis 29 Desember 2016.

Baca juga: Belanja Praktis di Brightspot Market Dengan Aplikasi Jenius

Menurutku pribadi, maraknya industri fintech ini menarik, karena sebagai milenial yang terbiasa menggunakan smartphone dan internet dalam kehidupan sehari-hari di tengah kesibukan di ibukota yang luar biasa padatnya, keaktifan di ranah maya sungguh membantu kami para milenial untuk lebih efisien dalam menggali lebih dalam informasi keuangan lebih detail sehingga tidak perlu datang ke bank untuk bertanya, which is aku sendiri males ya harus ke bank nanya soal instrumen investasi. Paling gampang ya akses situs keuangan atau googling untuk mempelajari lebih lanjut.

indonesia-lifestyle-blogger-hdr

Salah satu platform fintech regional yang aku tahu adalah Crowdo. Sudah pernah dengar belum, gaes? Nggak cuma di Indonesia, ternyata Crowdo ini sudah beroperasi duluan di Singapura dan Malaysia sebagai platform fintech regional dengan alternatif pembiayaan Peer-to-Business Lending dan Equity Crowdfunding. Artinya, dengan mendaftarkan diri sebagai investor di Crowdo, maka kamu sudah bisa langsung berinvestasi dan mendukung UMKM lokal dengan jangka waktu tertentu. Pinjaman yang diberikan kepada UMKM didefinisikan sebagai jumlah (pokok pinjaman), durasi pinjaman (tenor), tingkat bunga kembali ke investor (tingkat suku bunga) dan frekuensi pembayaran kepada investor (frekuensi).

Berbeda dengan platform P2P Lending lainnya, untuk mendapatkan funding berupa pinjaman modal kerja melalui Crowdo, pihak peminjam harus memberikan jaminan emas, mobil pribadi, invoice, atau purchase order. Untuk dua hal terakhir yang aku sebutkan cukup menarik sih ya, selain memberikan banyak pilihan jaminan buat para peminjam, aku belum pernah menemukan platform lending yang bisa menggunakan Invoice dan PO sebagai jaminan. Cek aja info lengkapnya disini yooo, gaes.

Jadi, intinya sih Peer-to-Peer Lending (P2P) ini menggunakan media internet yang secara efisien menghubungkan bisnis yang mencoba mengumpulkan dana dengan investor yang ingin berinvestasi di Pengusaha dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Nggak ada lagi cerita tuh, UKM nggak bisa ngajuin modal ke bank. Hehehehe. Ibaratnya, bank konvensional dan P2P ini sama-sama melengkapi untuk memecahkan masalah pendanaan bagi UMKM. Win win for all, right?

Uniknya lagi, dengan jumlah minimum investasi yang rendah mulai dari 3 juta rupiah, investor berpotensi menyebar investasinya di beberapa peluang investasi dan dapat mendiversifikasi portofolio dan mengecek perkembangan investasinya kapan aja via online. Keren yah! Oya, jangan lupa gaes, sebelum berinvestasi kan harus tahu dulu tuh seperti apa profil bisnis yang mau diinvestasikan dan siapa orang dibaliknya. Nah, Crowdo tugasnya disini untuk memfasilitasikan jenis bisnis apapun yang ingin mendapatkan dana dari investor, namun syaratnya harus melalui analisa bisnis dan kajian teknis sebelum rilis di website Crowdo.

money-talks-by-hdr-lifestyle-blog-indonesia

Diantara pilihan investasi konvensional yang aku sebutin sebelumnya, kamu juga bisa loh mendapatkan sumber pendapatan tambahan melalui investasi dengan penerimaan tetap melalui Crowdo. Plus, kamu juga udah ngebantuin UKM supaya bisa ngembangin bisnis mereka sebagai investor. Pas googling buat kenal lebih dekat sama Crowdo, ternyata fintech ini udah dikenal secara internasional sebagai pelopor dibidangnya di Asia dan telah masuk di pemberitaan regional (Strait Times, Business Times, #edGY), media internasional (Bloomberg, CNN Money, Tech Crunch) juga televisi (BBC News, Channel News). Dengan reputasinya sebagai fintech pelopor di Asia, Crowdo kini mempunyai komunitas global sebanyak lebih dari 29,000 anggota dan sampai saat ini telah sukses mendanai lebih dari 1,000 proyek.

Walaupun termasuk baru di Indonesia, Crowdo adalah platform P2P lending yang sudah diregulasi di 2 negara yaitu Singapura dan Malaysia. Kamu bisa lihat prestasi dan pencapaian Crowdo selama 1 tahun terakhir bisa dilihat digambar infografis ini. Jadi menurutku cukup kredibel dan aman. Di Indonesia sendiri, bisnis P2P akan berada langsung di bawah OJK termasuk Crowdo loh, gaes..

Pernah dong gaes, ketika kamu beberapa kali datang ke blog seseorang, sering melihat beberapa iklan produk keuangan, baik sebagai edukasi maupun sebagai penawaran instrumen investasi. Jujur saja, kadang kalo informasinya menarik suka aku baca-baca, terutama artikel yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan dan investasi, jadi kalau aku mendapatkan insight baru, aku senang saja berbagi informasinya disini. Yang aku tahu belum tentu sudah diketahui orang, begitu juga sebaliknya, yang belum aku ketahui bisa saja sudah diketahui oleh oranglain. So, keep sharing yah, gaes!

Mudah-mudahan sih tulisan ini juga sebagai wadah untuk diskusi buat yang masih bingung mau investasi dimana. Jangan lupa shoot me a questions ya, gaes biar kita bisa sama-sama belajar investasi terus hasilnya buat keliling dunia! Hehehehe!

PS: Kalo informasi ini berguna buat kamu, bantu aku untuk terus semangat berkarya lewat tulisan dengan cara klik salah satu tombol social media yang ada di bagian paling bawah situs blog aku ini. Dan jangan lupa share, subscribe, like sosial media aku yaaa!

See you on the next blogpost.

Love,

signforblogFacebook | Twitter | Instagram | Migme

Share this to your friends:

heydeerahma

Just call me DEE. I love to share all the things related to LIFESTYLE & TRAVEL. HEYDEERAHMA.com is created to capture my stories and hobbies on travel, fashion, beauty, and daily tips. Enjoy!

23 Comments

  1. Investasi di properti menurut saya adalah yang paling aman karena bentuknya fisik. Walau cukup tradisional dan tidak mudah liquid tapi mengurangi resiko loss. Apabila ingin berinvest properti bs mengubungi saya. Salam

  2. Aku lg berusaha menyerap semua penjelasan Dee tentang investasi..tp investasi memang penting sih ya makanya ortuku sering invest di emas dan properti berupa tanah..ini berasa pr banget untuk selanjutnya apalagi kalau udah nikah ya hehehehe..thanks for sharing Dee

  3. Aku belakangan ini juga kepikiran mau nyoba investasi jg.. rada takut2 gt.. tp penge nyoba *laahh

    Anyway..thanks infonya mba :)

  4. Baca ini jadi nyesel masa muda udah lewat.. ;D
    Tapi jadi semangat buat bikin rencana investasi. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Iya,kan..
    TFS ya, mbak :)

    • makasiii mbak… anak muda biasanya rentan menjadi lebih konsumtif, padahal kalo dialokasikan dalam bentuk investasi, baik berbentuk ilmu ataupun finansial, kesenengannya lebih berdampak jangka panjang :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *